Gubernur Sikapi Soal Kerapnya Terjadi Kelangkaan BBM

redaksiSeptember 15, 20182min170
Tim Pemprov Kaltara Gelar Sidak Kesalah Satu SPBU di Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Sesuai laporan yang disampaikan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Kepada Gubernur Dr H Irianto Lambrie, usai melakukan inspeksi di beberapa SPBU di Tanjung Selor, disimpulkan ada beberapa hal yang menyebabkan seringnya terjadi kelangkaan BBM (Bahan Bakar Minyak) di Tanjung Selor khususnya. Dan tidak menutup kemungkinan juga di beberapa daerah lain di Kaltara.

Yaitu, pertama, kurang atau tidak lancarnya pendistribusian BBM dari Pertamina ke SPBU. Kedua, karena terlalu banyaknya oknum masyarakat yang menjadi pengetap (mengisi berulang-ulang). Dan yang ketiga, kurang tegasnya pengelola SPBU terhadap pembeli BBM.

Menyikapi hal ini, sekaligus mencari solusi, Gubernur memerintahkan untuk segera dilakukan rapat koordinasi dengan melibatkan pihak-pihak terkaitnya. Seperti Pertamina, Elnusa (anak usaha Pertamina, selaku pihak yang mendistribusikan BBM), para pengusaha penyalur BBM, penegak hukum, serta pemerintah kabupaten dan kota di Kaltara.

“Saya memang menginstruksikan kepada Dinas ESDM bersama tim pengawas dan pengendali BBM untuk melakukan inspeksi di lapangan, sekaligus mencari permasalahan kenapa bisa sampai terjadi kelangkaan BBM. Hingga menyebabkan terjadinya antrean panjang di SPBU, ” imbuh Irianto.

Sebelumnya, selaku Gubernur ia juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 500/40/B.Eko/GUB, tentang Pengawasan Distribusi BBM dan LPG Tabung 3 Kilogram.

Surat edaran tertanggal 11 Januari 2018 yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Kaltara itu, menegaskan agar pemerintah daerah membentuk tim pengawasan, pengendalian dan evaluasi pendistribusian BBM dan Liquified Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram di masing-masing kabupaten dan kota. * wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *