Bantu Korban Gempa dan Tsunami, Kaltara Kirim Relawan ke Palu

redaksiOctober 1, 20183min200
Rapat staf yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie

TANJUNG SELOR – Usai melantik beberapa pejabat struktural di lingkup Pemprov Kaltara, Senin 1/10/2018, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengumpulkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan rapat staf.

Salah satu bahasan penting pada rapat itu adalah, bagaimana sikap atas kejadian musibah gempa bumi dan tsunami di beberapa daerah di Sulawesi Tengah.

“Dalam kesempatan ini, saya memerintahkan untuk membentuk tim kecil guna menggalang bantuan, menyalurkan, membantu proses evakuasi hingga pendampingan pasca trauma korban bencana dari lingkup Pemprov Kaltara, ” himbau Gubernur.

Tim kecil itu nantinya akan dikoordinatori oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Asisten I Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara.

“Saya minta, tim ini dan siapa saja yang terlibat di dalamnya harus dimatangkan dalam sepekan ini. Matangkan juga jenis dan jumlah logistik serta relawan yang akan diberangkatkan ke lokasi bencana. Ini karena waktu dan penanggulangannya jangka panjang, ” ujarnya.

Tim bantuan kemanusian untuk Palu-Donggala Provinsi Kaltara itu sendiri, juga akan melibatkan jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tagana, Palang Merah Indonesia (PMI) dan pihak terkait lainnya.

Selain itu, juga akan membentuk tim relawan yang beranggotakan sekitar 50 orang. Mereka nantinya akan membawa logistik bantuan dari Kaltara yang sekaligus memiliki sejumlah prioritas dalam menjalankan tugas kemanusiaan di Palu dan Donggala.

Sasaran utamanya, adalah ratusan pelajar dari sejumlah daerah di Kaltara yang menuntut ilmu di Palu, dan kini berada di titik pengungsian Pesantren Al-Khairaat.

Kita fokus terlebih dahulu untuk menolong warga Kaltara yang ada di lokasi bencana. Laporan BPBD Kaltara, ada sekitar 100 orang pelajar Kaltara berada di pengungsian. Meski kondisinya aman, tapi mereka kekurangan logistik berupa makanan dan air minum. Dan, mereka ada yang menyampaikan niatnya untuk dijemput pulang ke Kaltara.

Tim bantuan kemanusiaan dari Kaltara juga bakal membawa logistik sesuai kebutuhan korban bencana. Di antaranya, makanan instan dan air mineral dalam jumlah yang cukup. Termasuk membantu membuka dapur umum di lokasi.

Selain memberikan bantuan logistik, untuk menjemput pelajar Kaltara yang berada di pengungsian, saya juga memerintahkan tim untuk menyurati pihak Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) agar dapat mengakomodir pemulangan mereka menggunakan kapal milik TNI AL. Untuk biaya pemulangan, nanti akan dibantu Pemprov Kaltara melalui Biro Kesra (Kesejahteraan Rakyat).

Meski memprioritaskan logistik dan bantuan lainnya kepada masyarakat Kaltara yang berada di lokasi bencana, Gubernur juga meminta agar tim bantuan kemanusiaan untuk Palu-Donggala dari Kaltara ini tak melalaikan keberadaan para korban lainnya. * wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *