Pembangunan Bapelkes Kaltara Ditinjau Gubernur

redaksiOctober 2, 20183min400
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrir Meninjau pembangunan gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kaltara di Jalan Rajawali, Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan pembangunan gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kaltara di Jalan Rajawali, Tanjung Selor.
Ditinjau langsung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, siang kemarin.

Dimana sementara ini mulai dilaksanakan kegiatan pemancangan.

“Bapelkes ini kita bangun pada lahan milik Pemprov Kaltara dengan luasan sekitar 4,8 hektar, ” tegas Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Gedung ini dibangun dengan struktur fisik 2 lantai, dan luas bangunan berukuran 19 x 28 meter persegi.

“Tahun ini, kita alokasikan melalui APBD Kaltara 2018 kita alokasikan anggaran sebesar Rp 8,95 miliar. Saya harapkan akhir tahun sudah bisa selesai pembangunan fisiknya, ” imbuhnya.

Sesuai tujuannya, gedung ini akan menjadi pusat pelatihan bidang kesehatan di Kaltara. Yang nantinya akan menopang percepatan pembangunan kesehatan di Kaltara.

Selain Bapelkes, dengan ekspektasi untuk mengefisiensikan keberadaan lahan yang cukup luas, rencananya di sekitar gedung tersebut juga akan dibangun gedung fasilitas pemerintahan lainnya. Usulan yang masuk, ada dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup), Disperindagkop-UMKM, Balai POM dan beberapa lainnya.

Untuk pembangunan Bapelkes, Gubernur menyarankan untuk dapat bersifat gedung yang dapat dikembangkan. Jadi, tak hanya 2 lantai, tapi bisa ditambah menjadi 3 atau 4 lantai. Ini untuk jangka panjangnya.

Usai beristirahat sejenak, Gubernur Irianto bersama rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan Rusunawa di Jalan Jelarai Raya (Telur Pecah) Tanjung Selor.

Rusunawa yang dibangun melalui dana APBN ini, ditargetkan selesai 31 Desember 2018 nanti.

Tower Rusunawa itu sendiri, saat ini dalam progress pembangunan hingga lantai 3. Bahan bangunannya juga dipilih yang tahan gempa, berupa bata ringan.

Secara umum, dimensi bangunan tower berukuran 60 x 12 meter. Ada 35 unit seluruhnya, dengan tiap unit bertipe 45. Setelah selesai, tiap unit hanya diperuntukkan bagi para ASN yang telah berkeluarga dari lingkup Pemprov Kaltara.

Sementara untuk pengelolaannya, Pemprov akan membentuk Badan Pengelola yang kini peraturan daerahnya tengah dipersiapkan.

Pemprov melalui Dinas PUPR-Perkim juga akan mengusulkan pembangunan tower 2 di lokasi yang sama. Kita harapkan tahun depan bisa terealisasi. * wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *