Pengurus IAI Kaltara Resmi di Lantik

redaksiOctober 10, 20183min180
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Saat Menyampaikan Sambutan diacara Pelantikan pengurus IAI Wilayah Kaltara yang dilakukan oleh Ketua IAI Pusat, Prof Dr Mardiasmo.

TARAKAN – Pelantikan pengurus Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) wilayah Kaltara periode 2018-2022 di Gedung Pertemuan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Kaltara di Tarakan, dihadiri oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Pelantikan pengurus IAI Wilayah Kaltara dilakukan oleh Ketua IAI Pusat Bapak Prof Dr Mardiasmo, yang juga Wakil Menteri Keuangan RI. Dengan disaksikan oleh Ketua Dewan Penasehat IAI Moermahadi Soerja Djanegara, dan Kepala KPw BI Provinsi Kaltara.

Adapun terpilih sebagai Ketua IAI wilayah Kaltara periode 2018-2022, adalah saudara Karyadi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua KPw BPK Provinsi Kaltara.

Pembentukan IAI Kaltara merupakan inisiatif bersama, dengan harapan agar keberadaan profesi akuntan dapat memberi sumbangsih besar pada pertumbuhan perekonomian di Kaltara. Keberadaan IAI ini juga berpotensi besar untuk mendukung terwujudnya good governance pada sektor pemerintahan dan swasta.

“Sebagai gubernur sekaligus dewan penasehat IAI Wilayah Kaltara, saya menyambut gembira dan mendukung sepenuhnya atas terbentuknya organisasi ini. Jajaran pengurus IAI Wilayah Kaltara, harus menyadari adanya tantangan besar yang dihadapi untuk membentuk akuntan generasi baru, yakni terbatasnya tenaga akuntan, ” kata Irianto Lambrie.

Persoalan ini pula lah yang menyebabkan banyak daerah di Indonesia belum mampu untuk menyajikan laporan dan neraca keuangan daerah yang sesuai dengan prinsip akuntasi Indonesia, sehingga belum memenuhi syarat untuk diberi Opini WTP oleh BPK.

Keberadaan profesi dan perkembangan ilmu dan teknologi yang mendukung profesi akuntan di Indonesia, masih jauh tertinggal dari negara Eropa. Ini, hal itu dikarenakan kurang pemahaman atas pentingnya ilmu akuntan. Terlebih, apabila kepala daerah tersebut tak mengerti mengenai akuntansi.

“Untuk itu, saya merasa perlunya menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan yang berkompeten untuk mendidik tenaga akuntan baru yang profesional, cerdas dan lugas, ” imbau Gubernur.

Harus disadari juga, bagi Kaltara dan Indonesia pada umumnya, IAI belum sepopuler organisasi profesi lainnya. Jadi, penting untuk mensosialisasikan keberadaannya kepada masyarakat.

Gubernur Kaltara juga mendukung penuh, apabila Universitas Borneo Tarakan, sebagai satu-satunya universitas negeri di Kaltara agar membuka jurusan akuntansi. Untuk memenuhinya.

“Saya berharap UBT dapat berinisiatif penuh, ” tegasnya.

Pemprov Kaltara sendiri, dalam menunjang pelaporan keuangan daerah yang baik, pada rekrutmen CPNS 2017, telah menerima sekitar 20 ASN dengan kualifikasi akuntansi. Ini diharapkan dapat menjadi kelompok akuntan baru untuk memperkuat sistem pelaporan keuangan pemerintah daerah. * wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *