Gubernur Kaltara Sambangi Pulau Bunyu

redaksiNovember 21, 20184min30
Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie ke Pulau Bunyu Kabupaten Bulungan.

BUNYU – Setelah seharian kemarin melakukan tinjauan lapangan terhadap beberapa proyek pemerintah yang ada di Tarakan, selanjutnya Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama beberapa kepala OPD terkait, melakukan hal yang sama di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan.

Tinjauan ini di lakukan untuk memonitor, sekaligus mengecek langsung ke lapangan realisasi kegiatan yang dilaksanakan pemerintah, baik yang didanai melalui APBN maupun APBD Pemprov Kaltara.

“Ada beberapa lokasi yang saya kunjungi selama di Bunyu sejak pagi hingga siang ini tadi,” ujar Irianto.

Setibanya di Bunyu, ia juga berkesempatan mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bunyu. Sekolah ini cukup asri, bersih.
Selain bertatap dengan para guru, staf sekolah serta bersama para siswanya, dalam kunjungan ini, sekaligus menyerahkan bantuan dari Pemprov Kaltara untuk pembangunan Masjid di sekolah dan Masjid Kecamatan Bunyu senilai Rp 250 juta.

“Sekolah ini akan terus kita kembangkan, insya Allah tahun depan akan ada penambahan ruang kelas, ” janji Gubernur Kaltara.

Dari SMAN 1 Bunyu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Camat. Bertemu dengan masyarakat yang kebetulan ada kegiatan.

“Dalam kesempatan ini, saya menerima hibah lahan dari salah satu warga untuk pembangunan SMKN Bunyu. Atas nama pemerintah provinsi, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan atas kerelaan menghibahkan lahan ini, ” ucap Irianto.

Oleh Pemprov Kaltara, sekolahnya akan segera dibangun. Selama ini belum bisa dibangun, karena lahannya belum ada.

Kunjungan selanjutnya, adalah meninjau lokasi pembangunan embung.

Tahun ini memasuki tahap dua pembangunan embung tersebut. Dengan alokasi anggaran Rp 22,5 miliar dari APBN. Embung ini nantinya kalau sudah jadi akan dimanfaatkan untuk multifungsi. Seperti di antaranya untuk pengendalian banjir, irigasi, pemenuhan bahan baku air bersih. Bahkan bisa menjadi objek wisata.

Tinjauan lain ke lokasi pembangunan jalan lingkar Bunyu. Jalan ini dibangun oleh Pemprov Kaltara melalui APBD. Saat ini memang baru terbuka, dan itu pun belum tembus seratus persen.

Secara bertahap pembangunan jalan yang merupakan permintaan masyarakat Bunyu ini akan terus kita lakukan, hingga selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Saya tadi juga sempat singgah di kantor salah satu perusahaan batubara yang ada di Bunyu, yaitu PT Lamindo Inter Multifinance (LIM), sekaligus bertemu dengan jajaran manajemennya, ” imbuh Gubernur.

Sebelum kembali ke Tarakan, Irianto Lambrie meninjau Sungai Buaya. Sungai ini rencananya akan dilakukan normalisasi, agar bisa kembali bisa digunakan masyarakat untuk alur keluar masuk kapal. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 35 miliar. Untuk turap, pengerukan dan kegiatan lainnya.

Kemudian di tinjau juga lokasi calon dermaga atau pelabuhan Bunyu. Studi kelayakan sudah dilakukan melalui Dinas Perhubungan Provinsi. Tahun depan dilakukan studi AMDAL.

Jika semua tahap perencanaan telah klir, termasuk studi AMDAL dan lainnya, pembangunan dermafa bisa dimulai. Kita juga sudah melakukan koordinasi ke Kementerian Perhubungan, agar bisa mensupport pendanaan untuk pembangunan pelabuhan di Bunyu.

Dalam kunjungan nya Irianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Bunyu, yang telah menjaga ketentraman dan keamanan wilayah, sehingga para investor yang ada di daerah itu bisa nyaman dalam menjalankan aktivitasnya.

“Saya berpesan terus jaga kondusifitas, dan semangat membangun agar daerah kita semakin maju, ” imbau Irianto Lambrie.

Bunyu merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam. Di pulau itu ada gas, minyak hingga batubara. Semua telah berproduksi dan memberikan kontribusi yang besar untuk negara Indonesia. * Wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *