redaksi


redaksiDecember 2, 20182min50
Alokasi Dana Untuk Pendidikan di Kaltara.

TANJUNG SELOR -Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara saat ini terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di wilayah ini.

Pada 2018, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara dibangun sejumlah Ruang Kelas Baru (RKB), ruang praktik baru, hingga rehabilitasi beberapa ruang kelas.

Sesuai kewenangan pemerintah provinsi, kegiatan pembangunan ini dilakukan di SMA/SMK yang ada di kabupaten/kota se-Kaltara.

Sesuai laporan dari Disdikbud Kaltara, semua kegiatan ini sudah selesai dilakukan di beberapa SMA maupun SMK yang ada di Kaltara. Dana untuk pembangunannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Ada 12 RKB yang dibangun di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri di Kaltara. Kemudian sebanyak 3 unit ruang kelas dilakukan direhabilitasi.

Selain pembangunan RKB dan rehabilitasi ruangan, melalui DAK juga, Pemprov Kaltara melakukan pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) sebanyak 6 unit.

Tiga unit di antaranya di SMK Negeri yang berada wilayah kawasan Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T). Yakni, di SMK Negeri 1 SPPN Malinau dengan alokasi anggaran Rp 800 juta, SMK Negeri 1 Tulin Onsoi senilai sekitar Rp 1 miliar dan SMK Negeri 1 Malinau sebesar Rp 768 juta.

Pembangunan infrastruktur, berupa sarana dan prasarana sekolah ini, kita lakukan juga agar SMA dan SMK di Kaltara memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekolah.

Sarana lain, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi, tahun ini juga ada ada 4 unit ruang guru yang dibangun. Yakni, ruang guru SMA Negeri 1 Tanjung Palas, SMA Negeri 2 Tarakan, SMA 11 Malinau, dan SMA Negeri 1 Nunukan Selatan. Dengan anggaran masing-masing sekolah sebesar Rp 340 juta.

Pembangunan sarana dan prasarana, mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Saya sampaikan banyak terima kasih, utamanya kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ini juga merupakan hasil dari komunikasi instensif yang kita lakukan dengan pusat. * Wa2n.

 



redaksiDecember 2, 20182min30
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Bersalaman Dengan Warga Sebelum Acara Maupid Nabi di Mulai.

TARAKAN – Malam kemarin, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berkesempatan menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Masjid Nurul Bahri RT 14 Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan.

Pada kegiatan Maulid Nabi tersebut, Gubernur Irianto sekaligus mengajak semua untuk merenungi kembali jejak Rasulallah SAW, sebagai suri tauladan kita.

Selain itu, ia juga mengapresiasi pembangunan masjid ini yang menggunakan dana swadaya masyarakat. Memang, pada tahun ini, kebijakan untuk pemberian bantuan rumah ibadah itu tidak banyak.

Sebab, selain penerimaan keuangan daerah tidak banyak, Kaltara juga sebagai provinsi baru yang masih butuh membangun, salah satunya infrastruktur. Meski begitu, bantuan dari Pemprov sendiri terhadap masjid ini tetap ada.

“Tahun ini dari dana hibah kita bantu hanya dua puluh jita rupiah. Saya berharap semoga ini dapat bermanfaat untuk membantu pengembangan masjid yang berada di ujung Timur Kota Tarakan itu, “ kata Irianto..

Lebih lanjut Gubernur Kaltara mengingatkan, bahwa dana bantuan itu harus dipertanggungjawabkan karena bantuan menggunakan uang negara.

Dalam kesempatan ini, juga Gubernur menyampaikan pesan presiden, agar menjaga kedamaian memperkuat kesatuan kita, supaya negara ini tetap kuat dan maju.

Khususnya dari kelompok yang berniat memecah belah keutuhan NKRI.
Selain itu juga dalam pemilihan umum kita harus tetap saling bertoleransi, dengan tidak berselisih paham.

Berkaitan dengan minimnya panen rumput laut masyarakat setempat, Insya Allah Pemprov akan menugaskan DKP Kaltara untuk mengecek masalah terjadinya gagal panen rumput laut di sini. * Wa2n.

 



redaksiDecember 1, 20182min30
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie (kiri) bersama Dirjen Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Abdul Kamarzuki.

TANJUNG SELOR = Usai Sholat Jum’at siang tadi, bersama beberapa kepala OPD dan juga juga sejumlah pejabat eselon II di Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie langsung menghadiri rapat koordinasi membahas beberapa hal terkait pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning-Mangkupadi.

Pada rapat yang dipimpin oleh Dirjen Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Abdul Kamarzuki ini, Pemprov mengusulkan perubahan Delineasi KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi.

Pasalnya, KIPI merupakan salah satu kawasan industri yang berada di Kalimantan Utara telah mendapatkan dukungan pemerintah pusat melalui Perpres Nomor 58 Tahun 2017 dan diperbarui dengan Perpres Nomor 56 Tahun 2018.

Alasan lain, usulan supaya dilakukan perubahan Delineasi pada kawasan industri tersebut, adalah akan mengurangi persentase lahan yang telah memiliki HGU.

Selain itu, juga akan memudahkan pemerintah dalam hal pembebasan lahan dan juga menjadi pertimbangan pengembang apabila investor akan membangun pelabuhan.

“Soal hal ini, juga sudah sudah saya sampaikan dengan Menteri ATR/BPN, Bapak Sofian Djalil waktu pertemuan di Hotel Borobudur,” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie .

Seperti diketahui, di KIPI ada sekitar 5 perusahan yang mengantongi HGU. Dengan rincian, dari luas lahan areal KIPI sebesar 25.311,14 hektare, luas areal HGU yang terdampak pada kawasan itu seluas 17.256,09 hektare.

Hal lain yang menjadi alasan Pemprov untuk mengusulkan itu adalah ada instruksi khusus kepada Kementerian ATR/BPN melaui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2018, tentang Percepatan Pembangunan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor, yang mana instruksi tersebut adalah memberikan bimbingan dam asistensi teknis kepada Kabupaten Bulungan terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Dengan memfasilitasi percepatan penerbitan sertifikat tanah untuk pembanguman Kota Baru Mandiri Tanjung Selor.

Respons dari Dirjen Tata Ruang,, Abdul Kamarzuki atas usulan ini sangat positif.

Rencananya, pihak Kementerian akan melakukan identifikasi ke lapangan dalam beberapa bulan ke depan. Wa2n.



redaksiDecember 1, 20182min30
Rencana Pembangunan Wifi Gratis di Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR = Di samping fasilitas jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan maupun perumahan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga memperhatikan infrastruktur di bidang telekomunikasi.

Yang mana pada tahun ini, bekerja sama dengan PT Telkom, dengan mengalokasikan 80 titik Wireless Fidelity (Wifi) secara gratis di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Sesuai data Diskominfo Kaltara, dari 80 alokasi WiFi gratis tersebut, 51 di antaranya telah terpasang di kawasan publik. Seperti, rumah sakit, pelabuhan, taman hingga pasar. Selebihnya dipasang belum terpasang.

Tujuan pemasangan fasilitas WiFi gratis ini, untuk menunjang kemudahan akses internet bagi masyarakat Kaltara.

Wifi gratis ini juga untuk mendorong pengembangan wawasan masyarakat, serta mendongkrak pertumbuhan perekonomian digital di Kaltara.

Service Set Identifier (SSID) Wifi ini dikenal dengan nama “Kaltara Terdepan”. Dengan kecepatan akses internetnya mencapai 50 Mbps (Mega Byte per Second).

Kecepatan tersebut, cocok dan memadai untuk masyarakat umum mencari informasi dari internet.

Rencananya, Diskominfo akan menambah titik Wifi gratis di Tanjung Selor. Di antaranya, di Kulteka, Taman Ahmad Yani, dan ruang terbuka hijau dekat Pelabuhan Kayan II atau pelabuhan speedboat reguler.

Selain fasilitas WiFi, Diskominfo juga menyediakan tambahan titik jaringan internet khusus SMA dan SMK guna menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Ada 7 titik jaringan internet disediakan sesuai usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara. Dalam penyediaannya, untuk daerah yang belum terjangkau internet, Diskominfo menggunakan V-SAT yang dikelola oleh Mangoesky.

Dengan fasilitas ini di harapkan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menggunakan internet secara gratis. Apalagi di era digital seperti sekarang, di mana kebutuhan akan internet sangat penting.

Disarankan, dalam menggunakan internet, manfaatkan secara positif. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, apalagi untuk melakukan hal yang merugikan orang lain. Seperti mengirim berita hoax, mencela orang lain melalui media soal atau hal-hal buruk lainnya.

Manfaatkan fasilitas gratis ini dengan baik, gunakan internet dengan bijak dan bermanfaat. * Wa2n.



redaksiNovember 25, 20181min40
Gubernur Kaltata Dr H Irianto Lambrie Meninau Pelaksanaan Testing CNSD Tahun 2018.

TANJUNG SELOR- Dengan pertimbangan karena hingga sekarang belum ada pengumuman dari Panitia Seleksi Nasional, pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkup Pemprov Kalimantan Utara di tunda hingga waktu yang belum ditetapkan.

“Saya minta kepada Panitia Seleksi Daerah (Panselda) dalam hal ini BKD, agar selalu mengkomunikasikan ke BKN atau Panselnas. Untuk memastikan kapan pengumuman hasil SKD dikeluarkan, ” ujar Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Kepada para peserta ia juga mengimbau untuk selalu memantau informasi. Dan tidak percaya dengan info-info yang belum jelas kebenarannya. Informasi resmi hanya dari web Pemprov Kaltara. * Wa2n..



redaksiNovember 25, 20183min20
Program Kelistrikan Menjadi Prioritas Utama Pemprov Kaltara.

TANJUNG SELOR – Listrik merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Tak hanya itu, listrik juga menjadi pendukung utama dalam pembangunan di berbagai bidang.

Dari itu, ketersediaan tenaga listrik yang memadai dan andal menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).

“Kita ada program jangka panjang, yaitu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kaltara. Salah satunya PLTA Kayan I yang Insya Allah akan dimulai dalam waktu dekat ini, ” ucap Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Di samping itu, Pemprov melalui Dinas ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) juga menyediakan rencana jangka pendek dan menengah untuk penyediaan ketenagalistrikan di Kaltara, utamanya di wilayah perbatasan.

Ada sejumlah proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang diusulkan untuk dilaksanakan di wilayah perbatasan, khususnya Kabupaten Nunukan pada 2018.

Ada 3 kecamatan di Nunukan yang menjadi tapak dari usulan ini. Yaitu, Kecamatan Sembakung Atulai, Sebuku dan Seimenggaris.
Usulannya sendiri disampaikan kepada PT PLN (Persero) pada tahun ini.

Di samping itu juga ada yang disampaikan Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM. Dan tentunya juga menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Di Kecamatan Sembakung Atulai, Pemprov Kaltara melalui Dinas ESDM menyampaikan permohonan untuk dibangunnya Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dari Mansalong, Kecamatan Lumbis hingga ke Kecamatan Sembakung Atulai sepanjang 36.36 kilometer. Di antaranya, juga akan disediakan 7 buah trafo dengan kekuatan masing-masing 100 kilo volt ampere (kVa).

Lalu, di Kecamatan Sebuku. Di kecamatan ini, Pemprov mengusulkan untuk dibangunnya JTM sepanjang 9,2 kilometer dengan 2 buah trafo yang masing-masing berkuatan 100 kVa, ditambah 1 buah trafo berkekuatan 50 kVa.

Di Kecamatan Seimenggaris, sesuai laporan kepala Dinas ESDM, PT PLN (Persero) akan membuka unit layanan baru di Desa Sekaduyan Taka. Di mana, PT PLN (Persero) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) 3 x 250 kilowatt (kW).

Selain itu, juga akan dibangun JTM sepanjang 11,18 kilometer dengan 4 buah trafo yang masing-masing berkekuatan 50 kVa.

Selain di Nunukan, di tahun ini juga pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat di Dusun Tias, Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan.

Kemudian di Malinau, Dinas ESDM juga telah melakukan pengadaan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk 275 Kepala Keluarga (KK) di 3 kecamatan dan 8 desa. * Wa2n.



redaksiNovember 25, 20182min40
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie (kiri) bersama Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

JAKARTA – Penghargaan kembali diraih oleh Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Kali ini di bidang ketenagakerjaan.

Bertempat di Ruang Tri Darma Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, dalam Penganugerahan Integra (Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan) 2018, Kaltara menjadi salah satu provinsi yang mendapatkan penghargaan itu.

Provinsi Kaltara memperoleh penghargaan untuk kategori “Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik Peringkat Kedua berdasarkan urusan Ketenagakerjaan kategori kecil” yang diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Bapak Muhammad Hanif Dhakiri.

“Meski kita belum bisa meraih terbaik pertama, ini sudah merupakan prestasi yang luar biasa. Ini membuktikan, sebagai provinsi baru, kita sudah bisa sejajar dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia, ” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Selain Gubernur Kaltara, hadir pula Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kedua daerah tersebut juga mendapatkan penghargaan dengan kategori lain.

Penghargaan ini merupakan penilaian dari pemerintah telah terhadap penanganan masalah urusan ketenagakerjaan di daerah.

Jadi meski masih dalam kategori kecil, Kaltara dinilai sudah baik dalam menangani masalah ketenagakerjaan.

Ini juga dibuktikan, dari laporan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kaltara, angka angkatan kerja didaerah itu terus mengalami kenaikan. Begitu pun dengan kesejahteraan tenaga kerja nya, yang juga semakin meningkat. * Wa2n.



redaksiNovember 21, 20183min50
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie (kiri) bersama Futa Besar Amerika Serikat .

JAKARTA – Senin, 22/11/2018 pagi , sekira pukul 09.00 WIB Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie memenuhi undangan Duta Besar (Dubes) AS untuk Indonesia, Mr. Joseph R. Donovan Jr.

Pada kesempatan itu Gubernur didampingi beberapa Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diterima di Kantor Kedubes Amerika Serikat, Jl. Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat.

Dubes AS, pada pertemuan ini didampingi oleh Mr Peter C. Lohman-Economic Officer Energy and Mining, Mr Jay R. Anderson-Special Agent Assistant Regional Security Officer, US Department of State, Diplomatic Security Service (DSS) dan Bapak Gusti Kahari Economic Specialist.

Undangan ini merupakan kunjungan kehormatan balasan atas kunjungan kehormatan Dubes AS dan Rombongan ke Provinsi Kaltara pada 12 – 14 September 2018 yang lalu.

Pertemuan berlangsung selama kurang lebih satu jam di Ruang Rapat Dubes AS.

Dalam pertemuan ini, Irianto menjelaskan tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Jangka Menengah Kalimantan Utara. Dalam kesimpulannya, Dubes AS, Mr. Joseph R. Donovan Jr. Dubes AS, antara lain menyampaikan:

1) Pemerintah AS, menilai Provinsi Kaltara memiliki posisi strategis dan penting bagi pengembangan ekonomi Indonesia di masa depan, khususnya dalam konteks kerjasama ekonomi AS dan Indonesia.

Untuk itu Kedubes AS telah membentuk tim khusus, dalam rangka penjajakan kerjasama di bidang investasi dan ekonomi dalam arti luas, pendidikan dan kebudayaan, infrastruktur, dan industri.

Tim ini, rencananya bulan Februari 2019 akan ke Kaltara, dalam rangka melihat langsung ke lapangan, sekaligus ingin mengetahui peluang-peluang apa yang bisa dikerjasamakan.

2) Perkembangan kerjasama ekonomi global dan regional;

3) Lainnya, disampaikan hal-hal yang terkait dengan upaya memperkuat kerjasama AS-Indonesia di masa depan.

Kedubes AS juga menawarkan kerjasama pelatihan skill untuk penanganan human traficking, Narkoba, illegal loging, pengamanan tapal batas. Bahkan mereka sudah menyumbang hibah kapal patroli air ke polisi.

Dalam kesempatan itu, Mr. Joseph Donovan, juga meminta pendapat, pandangan dan saran, bagaimana strategi yang baik untuk mempererat dan memperkuat hubungan kerjasama AS – Indonesia.

Terkait dengan hal ini, Gubernur Irianto menyarankan pentingnya fasilitasi Kedubes AS untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan para tokoh nasional Indonesia, pelaku bisnis, pejabat pemerintah (pusat maupun daerah), pimpinan organisasi, seperti KADIN, pimpinan perguruan tinggi, dll.

Misalnya dengan menyelenggarakan pertemuan/seminar (baik di Jakarta maupun di Daerah, untuk mempromosikan dan mensosialisasi kebijakan politik luar negeri dan kerjasama AS, juga memfasilitasi bussiness meeting antara pengusaha AS dengan pengusaha Indonesia, pejabat pemerintah, dll.

Termasuk fasilitasi pertemuan pimpinan perguruan tinggi, pimpinan organisasi pemuda/mahasiswa/pelajar AS dan Indonesia. *Wa2n.



redaksiNovember 21, 20181min30
ASN Kaltara Yang Mengikuti Lomba MTQ Korpri ke IV.

TANJUNG SELOR – “Alhamdulillah, selamat dan apresiasi kita berikan kepada kafilah MTQ ke-IV Korpri dari Kaltara yang malam ini memperoleh juara 2 untuk cabang Khath atau kaligrafi Kontemporer Putra dan juara harapan 2 cabang Dakwah Putra. Yaitu atas nama Sdr. Armin bin H. Baso dan Ust. H. Kasman Gaffar, ” ujar Irianto Lambrie Gubernur Provinsi Kalimantan Utara sesaat setelah mendengar kemenangan tersebut.

Sekali lagi ia menyampaikan ucapan selamat, meski sebagai provinsi baru, Kaltara tidak kalah dengan provinsi lain.

Semoga hasil ini bisa memotivasi bagi para ASN di Kaltara untuk terus belajar dan menunjukkan potensi diri yang dimiliki oleh masing-masing. * Wa2n.



redaksiNovember 21, 20184min20
Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie ke Pulau Bunyu Kabupaten Bulungan.

BUNYU – Setelah seharian kemarin melakukan tinjauan lapangan terhadap beberapa proyek pemerintah yang ada di Tarakan, selanjutnya Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama beberapa kepala OPD terkait, melakukan hal yang sama di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan.

Tinjauan ini di lakukan untuk memonitor, sekaligus mengecek langsung ke lapangan realisasi kegiatan yang dilaksanakan pemerintah, baik yang didanai melalui APBN maupun APBD Pemprov Kaltara.

“Ada beberapa lokasi yang saya kunjungi selama di Bunyu sejak pagi hingga siang ini tadi,” ujar Irianto.

Setibanya di Bunyu, ia juga berkesempatan mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bunyu. Sekolah ini cukup asri, bersih.
Selain bertatap dengan para guru, staf sekolah serta bersama para siswanya, dalam kunjungan ini, sekaligus menyerahkan bantuan dari Pemprov Kaltara untuk pembangunan Masjid di sekolah dan Masjid Kecamatan Bunyu senilai Rp 250 juta.

“Sekolah ini akan terus kita kembangkan, insya Allah tahun depan akan ada penambahan ruang kelas, ” janji Gubernur Kaltara.

Dari SMAN 1 Bunyu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Camat. Bertemu dengan masyarakat yang kebetulan ada kegiatan.

“Dalam kesempatan ini, saya menerima hibah lahan dari salah satu warga untuk pembangunan SMKN Bunyu. Atas nama pemerintah provinsi, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan atas kerelaan menghibahkan lahan ini, ” ucap Irianto.

Oleh Pemprov Kaltara, sekolahnya akan segera dibangun. Selama ini belum bisa dibangun, karena lahannya belum ada.

Kunjungan selanjutnya, adalah meninjau lokasi pembangunan embung.

Tahun ini memasuki tahap dua pembangunan embung tersebut. Dengan alokasi anggaran Rp 22,5 miliar dari APBN. Embung ini nantinya kalau sudah jadi akan dimanfaatkan untuk multifungsi. Seperti di antaranya untuk pengendalian banjir, irigasi, pemenuhan bahan baku air bersih. Bahkan bisa menjadi objek wisata.

Tinjauan lain ke lokasi pembangunan jalan lingkar Bunyu. Jalan ini dibangun oleh Pemprov Kaltara melalui APBD. Saat ini memang baru terbuka, dan itu pun belum tembus seratus persen.

Secara bertahap pembangunan jalan yang merupakan permintaan masyarakat Bunyu ini akan terus kita lakukan, hingga selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Saya tadi juga sempat singgah di kantor salah satu perusahaan batubara yang ada di Bunyu, yaitu PT Lamindo Inter Multifinance (LIM), sekaligus bertemu dengan jajaran manajemennya, ” imbuh Gubernur.

Sebelum kembali ke Tarakan, Irianto Lambrie meninjau Sungai Buaya. Sungai ini rencananya akan dilakukan normalisasi, agar bisa kembali bisa digunakan masyarakat untuk alur keluar masuk kapal. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 35 miliar. Untuk turap, pengerukan dan kegiatan lainnya.

Kemudian di tinjau juga lokasi calon dermaga atau pelabuhan Bunyu. Studi kelayakan sudah dilakukan melalui Dinas Perhubungan Provinsi. Tahun depan dilakukan studi AMDAL.

Jika semua tahap perencanaan telah klir, termasuk studi AMDAL dan lainnya, pembangunan dermafa bisa dimulai. Kita juga sudah melakukan koordinasi ke Kementerian Perhubungan, agar bisa mensupport pendanaan untuk pembangunan pelabuhan di Bunyu.

Dalam kunjungan nya Irianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Bunyu, yang telah menjaga ketentraman dan keamanan wilayah, sehingga para investor yang ada di daerah itu bisa nyaman dalam menjalankan aktivitasnya.

“Saya berpesan terus jaga kondusifitas, dan semangat membangun agar daerah kita semakin maju, ” imbau Irianto Lambrie.

Bunyu merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam. Di pulau itu ada gas, minyak hingga batubara. Semua telah berproduksi dan memberikan kontribusi yang besar untuk negara Indonesia. * Wa2n.