Gerbang Informasi Perbatasan


redaksiSeptember 6, 20182min290
Rusun Tipe B Untuk ASN Kaltara

TANJUNG SELOR – Tahun ini, rencana nya akan dibangun Rumah Susun (Rusun) B/bagi ASN di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). kabar gembira itu disampaikan langsung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie kepada awak media kemarin.

“Alhamdulillah, usulan kita ke pusat untuk dibangunkan perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) disetujui.

Bahkan progresnya sudah hampir 40 persen dan Insya Allah akan selesai Desember 2018 nanti, ” ujar Gubernur.

Lokasinya di kawasan Jalan Jelarai Raya atau Telur Pecah (samping Gedung Handal).

Pembangunan Rusun ini sepenuhnya didanai oleh pusat (APBN), melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Anggarannya satu paket untuk se-Kalimantan. Untuk Rusun ASN di Kaltara ini, sekitar Rp 14 miliar.

Selain untuk ASN, kita juga mengusulkan Rusun yang diperuntukkan bagi masyarakat. Utamanya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan Alhamdulillah juga sudah terealisasi.

Pembangunan Rusun untuk ASN di Telur Pecah, sementara ini dalam proses pengerjaan oleh PT Nindya Karya (persero)—salah satu perusahaan BUMN.

Spesifikasi bangunan Rusun yang berdiri di atas lahan sekitar 6.000 meter persegi atau setengah hektare itu, terdiri dari 3 lantai. Ada 34 unit (ruang), dengan tipe 45.

Sementara, pembangunan Rusun yang diperuntukkan bagi MBR realisasinya sudah hampir 50 persen. Lokasinya di Jl Sengkawit Tanjung Selor. Bangunan tiga lantai ini, nantinya bisa menampung 42 ruang, setara rumah tipe 36.

Program lainnya, tahun ini juga dibangun rumah khusus di Sembakung, Nunukan. Banyaknya 50 unit, diperuntukkan bagi masyarakat korban banjir yang direkomendasi.

Pemenuhan perumahan untuk masyarakat terus kita upayakan. Rumah adalah merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Untuk itu menjadi salah satu prioritas kita. Di samping juga, kita ada program bantuan rehab bagi warga kurang mampu. * wa2n.



redaksiSeptember 6, 20184min310
Pemukulan Gong Oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Saat Membuka Acara Konfrensi FKUB Tingkat Nasional di Kota Tarakan

TARAKAN – Acara Konferensi Nasional (Konfernas) ke-IV Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sekaligus Rapat Koordinas Nasional (Rakornas) FKUB 2018 di Kayan Multifunction Hall Hotel Tarakan Plaza, Kota Tarakan, secara resmi dibuka oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, kemarin.

Menurut nya, selaku tuan rumah, ini sebuah kehormatan bagi Kaltara. Karena sebagai provinsi bungsu di Indonesia, Kalimantan Utara (Kaltara) dipercaya sebagai tuan rumah.

“Atas nama pemerintah provisi dan juga masyarakat Indonesia di Kaltara, saya sampaikan permohonan maaf apabila ada hal yang kurang berkenan. Sekaligus mengucapkan selamat datang di Tarakan, pintu gerbang Provinsi Kaltara, ” kata Gubernur Irianto.

Irianto Lambrie menambahkan, bahwa dirinya ditugasi mewakili presiden oleh ketua Asosiasi FKU, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet (Ida I Dewa Gede Ngurah Swastha), untuk membuka acara ini. Karena para menteri yang dijadwalkan hadir, tenyata batal datang. Dan, sesuai undang-undang, memang Gubernur merupakan Pembantu Presiden di daerah.

Selain membuka, dalam acara ini, ia juga sebagai narasumber.

“Saya akan berbagi sedikit pengetahuan dan pengalaman. Kita akan kaitkan dengan hasil diskusi Rabu malam, dari paparan Pak Din Syamsuddin. Jadi, apa yang disampaikan pak Ida (Ketua Asosiasi FKUB) itu sangat komprehensif, baik dan berkesan, ” ungkapnya.

Yang lebih penting adalah belajar dari pengalaman sejarah bangsa lain. Segala sesuatu yang ada di bumi, akan berubah dan hadapi perubahan. Termasuk diri kita masing-masing. Perubahan itu ada dimana-mana.

Tidak ada bangsa di bumi ini yang terdiri dari satu suku, agama, ras, dan golongan. Ini adalah kodrat dari Allah SWT. Dari itu, kalau mau menyadari hal yang sederhana dan mendasar, maka kehidupan akan lebih baik. Sayangnya, hal ini tak diperhatikan.

Belajar dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yang mengalami perubahan mendasar dalam segi kehidupan manusianya, termasuk kerukunan beragama. Dengan perubahan itu, kini RRT menjadi sebuah negara besar yang paling cepat kemajuannya di dunia. Juga salah satu negara yang terkaya di dunia. Keandalan listriknya juga cukup tangguh. Ini menjadi penopang kemajuan itu. Tingkat penghasilannya baik, dan penduduk miskinnya pun mengalami penurunan.

Bagaimana RRT bisa seperti itu? Pertama, laksanakan hukum setegak dan sebenar-benarnya. Menetapkan dan memilih pemimpin yang berkemampuan dan berintegritas. Majukan perekonomian.

Negara lain yang bisa dipetik pelajaranya adalah Afghanistan. Di negara ini, hanya ada 1 agama, Islam. Namun terdiri dari 7 suku. Tapi, hingga hari ini masih berkonflik. Ini karena mereka tidak rukun, antara satu suku atau kelompok dengan kelompok yang lain, merasa paling benar. Lihat juga Yaman, Suriah, Irak dan lainnya. Ini menjadi pelajaran bagi kita agar berkemampuan menjaga kerukunan.

Sementara Indonesia, ada beratus suku dengan beragam agama. Tapi Alhamdulillah, hingga sekarang masih tetap hidup rukun dan damai. Ini harus kita jaga, kita pelihara agar Bangsa ini bisa semakin maju.

“Gubernur juga mengutip, ucapan Dalai Lama, “Jagalah Pikiranmu, karena akan menjadi perkataan. Jagalah perkataanmu karena akan menjadi perbuatanmu. Jagalah perbuatanmu karena akan menjadi kebiasaanmu. Jagalah kebiasaanmu karena akan membentuk karaktermu. Jagalah karaktermu karena akan menentukan masa depanmu”.

“Saya harapkan FKUB kelola dengan prinsip kemajuan, akuntabel, jangan tergoda dengan uang. Jalankan dengan prinsip ketuhanan, kerukunan dan kredibel. Selamat melakukan konferensi, selamat melaksanakan rapat koordinasi. Untuk kedamaian dan kerukunan antar umat di Indonesia, ” pungkas Irianto Lambrie. *wa2n.



redaksiSeptember 3, 20182min270
Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie Ketika Berkunjung ke Kampus IPDN Jatinangor Provinsi Jawa Barat Beberapa Waktu Lalu

TANJUNG SELOR – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menyampaikan ucapan selamat kepada 33 calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang telah lulus Penilaian Penentu Akhir (Pantukhir).

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur tiap tahun ada peningkatan kesempatan putri-putri kita untuk menempuh pendidikan di IPDN Jatinangor, Jawa Barat. Tahun 2017 lalu kita diberi jatah 22 orang, dan tahun ini meningkat menjadi 33 orang, ” ujarnya.

Seperti yang saya sampaikan lanjutnya, beberapa waktu lalu, s beberapa pesan kepada para calon praja IPDN yang sudah lolos.

Pertama, cari teman sebanyak-banyaknya. Berkomunikasi aktif dengan alumni yang ada. Ingat, networking atau pergaulan adalah kunci keberhasilan atau kesuksesan.

“Saya minta para calon praja dari Kaltara untuk tidak bersikap individualis berlebihan. Apabila menghadapi masalah, silakan sampaikan dengan baik kepada pihak yang berkompeten, ” imbuh Gubernur

Selain itu, krangtua juga dapat mengawal, tapi jangan terlalu protektif. Sebab, Kaltara mengharapkan akan lahir manusia tangguh untuk menghadapi tantangan yang jauh lebih berat ke depannya.

“Saya ingatkan juga agar calon praja dari Kaltara untuk banyak membaca, ” imbau Gubernur.

Terakhir, jangan suka berpikiran buruk dengan orang lain. Jauhi sikap iri dengki, bersihkan hati dan berpikir menggunakan logika. Dengan begitu, Insya Allah otak kita akan lebih cerdas. * wa2n.



redaksiSeptember 3, 20183min270
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Bersama Kadis PU Kaltara Meninjau Lokasi Rencana Pembangunan RSUD Tipe B di Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara membangun Rumah Sakit (RS) Rujukan tipe B di Tanjung Selor kabupaten Bulungan terus dipacu, dimana Saat ini prosesnya sudah sampai pada tahap review desain atau mengkaji ulang desain yang sudah dibuat sebelumnya.

Menurut Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrir hal itu dilakukan, dikarenakan lokasi pembangunan rumah sakit yang berpindah atau berubah.

Seperti diketahui, sebelumnya RS yang didanai melalui pinjaman melalui salah satu BUMN di bawah Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 340 miliar ini, direncanakan dibangun di lokasi tak jauh dari RSUD Tanjung Selor.

Karena beberapa pertimbangan, lokasi di pindahkan ke Kilometer (Km) 4 Jalan Trans Kalimantan, Jelarai Selor.

Sesuai informasi dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara, ditargetkan kegiatan review desain RS akan rampung pada September ini.

Setelah itu, baru akan dilakukan proses pra-kontrak atau lelang. Sementara, untuk penandatanganan kontrak, akan ditargetkan dan dilakukan awal November mendatang.

“Jika lancar, awal 2019 sudah bisa mulai kegiatan konstruksi dan insya Allah pada 2020 rumah sakit rujukan ini sudah bisa kita fungsikan, ” kata Gubernur Irianto Lambrie.

Selain melakukan review desain, di lokasi pembangunan RS Rujukan Tanjung Selor juga telah dilaksanakan pekerjaan, pembukaan jalan dan pematangan lahan. Untuk kegiatan pembukaan jalan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan nilai pagu sebesar Rp 28 miliar dengan panjang ruas jalan 40 kilometer dan lebar 40 meter.

Pembukaan jalan dilakukan secara dua arah. Yaitu dari arah Tanjung Selor ke Kilometer 4. Dan dari arah kilometer 4 menuju Sajau, Tanjung Palas Timur.

Pembukaan jalan ini, sekaligus untuk membuka konektivitas mengarah ke Tanah Kuning.

Sementara itu, untuk pematangan lahan, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi sebesar Rp 3 milar, dan sudah selesai dikerjakan.

Dengan bertambahnya rumah sakit yang representatif di Kaltara, kualitas pelayanan kesehatan akan lebih baik. Di samping juga kita tetap melakukan program-program di bidang kesehatan lainnya. Seperti dokter terbang, pembangunan rumah sakit di wilayah perbatasan, jemput pasien warga miskin dan beberapa lainnya. * wa2n.



redaksiAugust 26, 20182min280
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Menyerahkan Bendera Pusaka Untuk di Kibarkan Pada Perayaan HUT Proklamasi RI ke 73 di Tanjung Selor

TANJUNG SELOR _ Alhamdulillah, Puji Syukur Kita Panjatkan Kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, hari ini dengan penuh kebahagiaan, kita sama-sama memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie dilapangan Aghatis Tanjung Selor Kabupaten Bulungan saat setelah upacara detik-detik proklamasi dilaksanakan.

Dengan penuh khidmat, Upacara kita laksanakan bersama para petinggi TNI/Polri, para tokoh masyarakat, veteran, jajaran Legeslatif dan eksekutif, serta para pelajar di Provinsi Kaltara.

“Dalam kesempatan tadi, mewakili Badan Pembudayaan Kejuangan 45, dilakukan penyerahan Piagam Penghargaan dan Medali Kejuangan 9 Windu Kemerdekaan RI dari Dewan Harian Nasional Badan Pembudayaan Kejuangan 45, ” ujarnya.

Mengisi upacara tadi, kita juga bisa bersama-sama menyaksikan penampilan anak-anak murid SD yang tergabung dalam Polisi Cilik.

Mereka cukup atraktif, bagus, menghibur.
Usai upacara, tadi saya menyempatkan melihat langsung pelaksanaan kegiatan pengobatan gratis di Puskesmas Tanjung Selor.

Kegiatan pelayanan kesehatan dengan menyiapkan tiga dokter spesialis ini, kita adakan dalam rangkaian HUT RI juga.
Saya lihat antusiasme masyarakat yang cukup banyak. Semoga apa yang dilakukan ini, memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-73. Saya mengajak semua untuk tak henti-hentinya, bersyukur. Semoga Rahmat dan Hidayah selalu Allah SWT berikan kepada kita semua, Bangsa Indonesia, dan Kalimantan Utara pada khususnya. * wa2n.



redaksiAugust 26, 20182min310
Penyerahan Kartu Indonesia Sehat Oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie

TANJUNG SELOR – Upaya perbaikan kualitas kesehatan masyarakat di Kalimantan Utara, terus menjadi perhatian Pemerintah. Baik dari segi fasilitas maupun kualitas pelayanan. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Utara siang kemarin.

Menurut Gubernur, salah satunya, adalah melalui komitmen bersama untuk membiayai iuran premi bulanan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu lndonesia Sehat (JKN-KlS) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, utamanya bagi warga kurang mampu yang belum tercover layanan tersebut.

Melalu program Kaltara Sehat itu, Pemprov Kaltara siap menyediakan anggaran sesuai kewenangan yang sudah menjadi tanggungjawabnya. Sesuai komitmen, Pemprov Kaltara membiayai 40 persen dari total kebutuhan anggaran untuk pembayaran iuran sisa penduduk yang belum menjadi peserta JKN KIS di Kaltara.

“Untuk memperkuat, kita mengeluarkan Pergub yang juga sudah saya tandatangani.
Pergub Kaltara No. 42/2017 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Akomodasi dan Transportasi Pengobatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu/Miskin ini, sebagai implementasi dari amanat Instruksi Presiden (Inpres) No 8/2017, tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, ” tegas Irianto.

Amanat lain dari Pergub itu, adalah pemerintah kabupaten dan kota di Kaltara memiliki proporsi 60 persen untuk pembiayaan tersebut. Aturan proporsi tersebut berlaku per Agustus 2018.

“Lewat program ini, mudah-mudahan target kita agar seluruh masyarakat di Kaltara terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pada BPJS Kesehatan bisa segera tercapai, ” kata nya. * wa2n.



redaksiAugust 26, 20181min290
Cyntia Atlet Taekwondo Asal Kota Tarakan Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menyampaikan ucapan selamat kepada Cyntia Amanda Putri. Yang meraih prestasi dikejuaraan Taekwondo tingkat Internasional di Malaysia.

“Selamat saya ucapkan kepada Ananda, Cyntia Amanda Putri, remaja asal Tarakan, Kalimantan Utara yang berhasil meraih prestasi di kejuaraan International Taekwondo Championship di Selangor, Malaysia, ” ujar Gubernur sesaat setelah Cyntia berhasil memenangkan pertarungan.

Meski dia bertanding di bawah bendera universitas tempatnya menempuh pendidikan, sebagai warga Kaltara kita patut berbangga. Karena bagaimanapun juga, prestasi ini telah mengharumkan nama daerah (Kota Tarakan), Provinsi Kaltara dan Indonesia.

Lebih lanjut Irianto Lambrie juga berharap kedepan akan labir generasi muda Kaltara lain nya yang mampu mengukir prestasi ditingkat nasional maupun internasional. *



redaksiAugust 25, 20181min330
Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dt H Irianto Lambrie melakukan peletakan batu pertama pembangun lab industri Kaltara

TANJUNG SELOR – Sebagai salah satu upaya untuk memajukan industri di Kalimantan Utara, Pemprov Kaltara membangun fasilitas pendukung, berupa laboratorium industri.

“Bersama Pak Wagub dan Ketua DPRD, kita melakukan peletakan batu pertama pembangunan Laboratorium Industry Agro dan Uji Mutu Kaltara yang berlokasi di Jl Trans Kalimantan, Tanjung Palas, ” kata Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie siang kemarin.

Laboratorium ini penting. Selain sebagai sarana untuk melakukan uji kualitas produk-produk industri di Kaltara. Utamanya produk pertanian, perikanan dan kelautan, melalui laboratorium ini juga akan menerbitkan sertifikasi produk-produk yang dihasilkan.

Sehingga bisa meningkatkan daya saing.
Laboratorium ini dibangun di atas lahan 50×100 meter yang merupakan hibah dari masyarakat. Dengan luas bangunan 260 meter persegi.

Ditargetkan pembangunan laboratorium ini selama 5 bulan yang dimulai dari 16 Juli dan akan selesai sekitar 16 November tahun ini.

Selain laboratorium industri agro yang nantinya akan dikelola Disperindagkop dan UMKM Kaltara, di sebelahnya juga segera dibangun laboratorium Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPR-Perkim) Kaltara. * wa2n.



redaksiAugust 25, 20181min350
Penerimaan piagam guru berprestasi tingkat nasional

TANJUNG SELOR – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Irianto Lambrie mengapresiasi kepada tiga orang guru dari Kalimantan Utara meraih prestasi di tingkat nasional.

Mereka adalah, Daud Impung, SPd MSi, Kepala SMP Negeri 1 Malinau sebagai Juara III Kepala sekolah (SMP) Daerah Khusus, kemudian, Rusia SPd, guru SMA Negeri 1 Sebatik, dan satu Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Nunukan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kaltara, saya ucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Sebagai penghargaan dari kita, oleh Pemerintah Provinsi akan diberikan reward kepada para guru yang meraih prestasi ini, ” tegasnya.

Raihan ini mudah-mudahan menjadi motivasi bagi para guru lain di Kaltara untuk bisa mendapatkan prestasi serupa. Ini juga membuktikan, bahwa Kaltara sebagai provinsi baru bisa bersaing dengan daerah lain yang usianya lebih tua. * wa2n.



redaksiAugust 24, 20182min280

– Soal Naker Magang

TANJUNG SELOR – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengapresiasi terobosan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) yang memprogramkan pemagangan bagi para calon tenaga kerja.

Dimana, program yang diikuti 90 peserta ini, sekarang sedang berjalan di 16 perusahaan di Kaltara. Mereka akan magang sesuai dengan bidang keahliannya hingga 5 bulan ke depan.

Harapan nya, melalui program ini, menjadi upaya kdalam rangka menyiapkan tenaga kerja lokal yang handal.

Dimana pada era globalisasi seperti sekarang, persaingan untuk mendapatkan peluang kerja semakin berat. Apalagi bagi Kaltara yang memiliki rencana besar untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya, melalui program pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI) maupun PLTA.

Untuk menghadapi persaingan itu, diperlukan kesiapan tenaga kerja yang handal. Yaitu dengan memiliki keahlian. Program magang ini sangat tepat, guna menyiapkan tenaga kerja lokal kita yang nantinya bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Karena yang ikut magang ini, selain dibekali ilmu dan praktik langsung di lapangan, juga mendapatkan sertifikasi.

“Ke depan saya berharap, program serupa terus dilaksanakan, bahkan dengan peserta yang lebih banyak lagi. Tahun ini hanya 16 perusahaan yang memberikan kesempatan untuk magang, ” kata Gubernur.

Di Kaltara sendiri ada ratusan perusahaan, oleh sebab itu pula Gubernur meminta perusahaan-perusahaan lain juga ikut berperan menjadi tempat magang seperti yang dilaksanakan tahun ini. * wa2n.