Suara Pembangunan

Instruksikan Program yang Lebih Menyentuh Masyarakat

0

TANJUNG SELOR – Hal tersebut disampaikan Irianto saat membuka forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Kaltara Tahun 2018, di Aula Universitas Kaltara (Unikaltar)  Tanjung Selor, Rabu (22/2). “Usulan tersebut akan kita komunikasikan dan kita bawa ke pemerintah pusat. Saya harap menghasilkan usulan yang konstruktif,” katanya.

Selain itu, gubernur juga menghimbau agar pada 2017 ini, untuk bekerja keras dan fokus terhadap penanganan isu strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat di Provinsi Kaltara. “Kita fokuskan kepada jajaran yang menangani kebutuhan masyarakat, seperti air bersih, listrik di pedesaan dan perbaikan rumah-rumah miskin,” sebut Irianto.

Selain layanan air bersih dan listrik di pedesaan, Irianto juga menyampaikan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan juga menjadi prioritas. Terutama untuk membuka keterisolasian wilayah. Seperti ke pedalaman dan perbatasan. “Termasuk pembangunan rumah untuk masyarakat miskin, pendidikan, serta kesehatan itu juga harus diprioritaskan,” tegasnya.

Dalam arahannya, Irianto mengatakan,  pembangunan pada hakekatnya adalah upaya sistematis dan terencana oleh masing-masing maupun seluruh komponen untuk mengubah suatu keadaan menjadi keadaan yang lebih baik. Dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya yang tersedia secara optimal, efesien, efektif, dan akuntabel, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat secara berkelanjutan.

“Saya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan agar berkontribusi positif bagi upaya untuk mewujudkan arah pembangunan Kaltara Tahun 2018 sesuai dengan kewenangan, tupoksi dan perannya. Ini dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” kata gubernur.

Maka itu, Irianto berharap dari forum konsultasi publik ini dapat memperoleh masukan penyempurnaan rancangan awal, dan penyampaian rancangan awal yang sudah dibahas dalam forum ini sebagai bahan penyusunan RKPD.

“Evaluasi kinerja tahun lalu juga menjadi tahapan dalam penyusunan rancangan awal dengan memperhatikan capaian kinerja RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)  dan hasil evaluasi kinerja RKPD tahun lalu. Kita perlu melihat evaluasi kinerja pembangunan daerah tahun lalu, untuk menilai dan mengidentifikasi program dan kegiatan yang belum terealisasikan  atau belum terlaksana untuk diusulkan lagi pada penyusunan RKPD tahun berikutnya,” kata Irianto. (Humas)

print