Buka Puasa Bersama SKK Migas Dan Pemprov Kaltara

  21 May 2019

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Menyampaikan Sambutan diacara buka puasa bersama antata Pemprov dan SKK Migas.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, siang kemarin, berkesempatan menghadiri roadshow kelembagaan 2019 sekaligus buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh SKK Migas-KKKS Wilayah Kalimantan Utara, bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan Pemerintah Kabupaten Bulungan di ruang pertemuan Gedung Gabungan Dinas (GADIS) Pemprov Kaltara.

Selain Pemprov Kaltara dengan SKK Migas juga Pertamina, sudah tak asing lagi.

“Lewat silaturahmi ini, saya berharap dapat terbangun semangat persaudaraan. Di mana, didalam manajemen modern dapat menjadi networking yang mendukung keberhasilan pembangunan atau kesuksesan seseorang, ” tegas Gubernur Irianto Lambrie.

Ini sesuai hasil penelitian Bank Dunia, dimana inovasi dan kreativitas menopang 40 persen keberhasilan. Lalu, networking bisa menyumbang 30 persen keberhasilan. Dan terakhir, teknologi menyumbang 20 persen, lalu sumber daya alam 10 persen.

Harus dipahami, paradigma saat ini adalah siapa yang dapat bergerak cepat maka dia yang menjadi pemenang. Nah, silaturahmi inilah salah satu upaya mencapai networking tersebut.

Diketahui, Kaltara sebagai provinsi baru, yang relatif secara ekonomi tidak kaya. APBD-nya, juga kecil hanya sekitar Rp 2,5 triliun. Dari itu, Pemprov Kaltara butuh bantuan SKK Migas, Pertamina dan lainnya.

“Kita juga berusaha mengupayakan agar sumber gas yang idle dapat dimanfaatkan. Ini dirintis agar dapat menjadi uang untuk membangun Kaltara, ” imbuh Gubernur.

Mari bangun kesepahaman untuk menggali potensi yang ada dengan baik dan bermanfaat. Sungai misalnya, besar sekali potensinya.

“Saya juga memohon pengertian SKK Migas juga K3S untuk membantu masyarakat Kaltara melalui CSR-nya. Pertama, Kaltara akan mengikuti Pra PON, ini butuh dana cukup besar. Dari itu, saya minta setiap perusahaan migas akan dapat membantu akomodasi, pembiayaan transportasi, bukan dalam bentuk bantuan tunai karena rawan penyalahgunaan. Nanti, KONI dan K3S akan diajak bertemu guna membahas masalah ini, ” ajak Gubernur Kaltara.

Karena diyakini SKK Migas dan K3S dapat memahami apa yang diharapkan pemerintah daerah disini. Semoga harapan tersebut dapat dipenuhi pihak SKK Migas dan K3S. *wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *