Gubernur Kaltara Serahkan Penghargaan Lingkungan Hidup

  18 Jun 2019

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie diacara peringatan hari lingkungan hidup.

TANJUNG SELOR – Bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Gabungan Dinas, Selasa 18/6 digelar acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dalam kesempatan itu, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyerahkan Proper dan Penghargaan di bidang lingkungan hidup kepada sejumlah perusahaan dan lembaga yang ada di Kalimantan Utara.

Hari Lingkungan Hidup se-Dunia diperingati setiap tanggal 5 Juni. Tahun ini dengan tema: “Biru Langitku, Hijau Bumiku” #BearAirPollution.

Masalah lingkungan hidup dan kerusakannya, adalah masalah serius. Bahkan mengancam keberlanjutan kehidupan dan alam kita, dimana manusia berada didalamnya sebagai bagian tak terpisahkan.

Di Kalimantan, termasuk di Kaltara, kerusakan lingkungan sudah berlangsung berpuluh tahun. Baik akibat kebijakan pemberian izin yang keliru, juga penuh dengan kolusi maupun akibat kebodohan, kesembronoan, serta kurangnya tanggung jawab untuk menjaga dan melindungi lingkungan hidup.

Masalah lingkungan tak bisa dianggap sepele. Seperti, banjir besar di Tanjung Selor, yang dikatakan rutin 30 tahunan. Akibat daya dukung lingkungan semakin lemah, maka rotasi banjir tahunan ini bakal lebih cepat.

“Jadi, mari kita perbaiki cara pikir mengelola lingkungan, juga ubah perilaku. Tak hanya berpidato dan retorika, juga rapat tanpa hasil tak jelas. Jangan berpikir pada uang. Uang bukan segala-galanya, ” ujar Gubernur Irianto.

Banjir terjadi karena hutan rusak, industri tak terkendali, kawasan hutan dialihkan menjadi kawasan perindustrian dan perumahan, serta tak mampu mengendalikan pertumbuhan penduduk. Tak itu saja, kerusakan lingkungan hidup juga merusak kesehatan manusia. Salah satunya kanker.

“Dalam kesempatan tadi, saya sekaligus menyerahkan sejumlah penghargaan. Antara lain, penghargaan sekolah Adiwiyata Provinsi Kaltara TA 2019, yang diberikan untuk 12 sekolah di Kaltara, ” ungkap nya.

Kemudian juga penyerahan PROPER. Yang terdiri dari peringkat kinerja perusahaan bidang industri dan jasa dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup periode tahun 2018-2019 untuk 10 perusahaan; Peringkat kinerja perusahaan IUP HHK-HA/HPH, HT/HTI dan perkebunan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tahun 2018-2019 untuk 6 perusahaan; dan peringkat kinerja perusahaan pertambangan mineral dan batubara dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tahun 2018-2019 untuk 12 perusahaan.

Proper, adalah penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Dengan tujuan untuk mendorong perusahaan meningkatkan pengelolaan lingkungannya. Penilaiannya Biru, Hijau dan Merah.

Ke depan, apabila ada perusahaan memperoleh peringkat kinerja merah (buruk), maka akan ada pencabutan izin. Jadi, tolong saya sampaikan ini untuk mengubah mindset masing-masing. Bagi yang sudah hijau, saya ucapkan selamat dan bagi yang biru, berusahalah untuk mencapai hijau. Yang merah harus mencapai hijau. Intinya adalah kemauan kita.

“Akhirnya, saya ucapkan salut dan selamat kepada perusahaan yang meraih peringkat hijau dan biru,” tutup Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. * wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *