BI Prediksi Ekonomi Kaltara Terus Tumbuh

  17 Jun 2020

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Saat Meninjau Lokasi Rencana Pembangunan Kota Mandiri Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Ekonomi daerah, Provinsi Kaltara pada triwulan II 2020 berdasarkan prediksi Bank Indonesia (BI) akan tetap tumbuh positif, namun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.Sebagai dampak dari penyebaran wabah Covid-19, diperkirakan hanya akan tumbuh dengan range sebesar 4,80 persen-5,20 persen (yoy).

Namun kita patut bersyukur karena masih tumbuh.Penurunan kinerja pada mayoritas lapangan usaha utama antara lain pertambangan, konstruksi, perdagangan, dan industri pengolahan diperkirakan akan menahan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.Berdasarkan laporan Kantor Perwakilan (KpW) BI Provinsi Kaltara, menurunnya kinerja lapangan usaha pertambangan misalnya, karena negara-negara mitra dagang utama Kaltara masih memberlakukan lockdown atau karantina wilayah.

Sehingga distribusi secara otomatis terganggu, khususnya hasil tambang batu bara. Permintaan batu bara ke depan menurut analisa BI masih akan mengalami stagnasi dengan tendensi melambat.Lapangan usaha konstruksi juga akan tumbuh, tetapi agak melambat. Itu terjadi karena realisasi belanja modal dari APBD serta APBN di Kaltara sedikit tertahan dari kebijakan realokasi dan refocusing anggaran Covid-19.

Termasuk tertahannya proyek-proyek strategis yang kita dan pemerintah canangkan.Proyek PLTA misalnya, belum ada tenaga ahli konstruksi bendungan tersebut yang bisa masuk karena Covid-19. Kita berharap wabah ini cepat berlalu agar rencana-rencana strategis bisa segera berjalan.

Juga lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan diperkirakan tumbuh, namun melambat.Produksi kayu diperkirakan akan stabil namun dengan tendensi yang melemah akibat kurangnya permintaan dari negara importir.Dari komoditas perkebunan, produksi Tandan Buah Segar akan relatif stabil dengan peluang sedikit terkoreksi. Produksi komoditas perikanan juga diperkirakan tumbuh melambat sejalan dengan diundurnya pelaksanaan Olimpiade di Tokyo, Jepang yang merupakan salah satu negara tujuan utama ekspor perikanan kita Kaltara.

Penjualan perdagangan ritel sampai akhir triwulan II nanti diperkirakan akan melambat. Mereka kehilangan momentum Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan dan Lebaran kemarin yang biasanya mampu mendapat 2 hingga 3 kali pendapatan dibandingkan bulan lainnya.Soal investasi, investor memilih wait and see sampai kondisi lebih kondusif. Namun kita akan terus mendorong realisasinya di Kaltara.Untuk kita ketahuan bersama, bahwa pergerakan kurva Covid-19 di Kaltara terus melandai.

Hari ini, Rabu (17/6/2020), jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 145 dari total 171 pasien terkonfirmasi positif, dan 2 meninggal dunia. Dengan demikian, persentase kesembuhan telah mencapai 85,8 persen. Sebanyak 24 orang masih dalam perawatan.

“Dengan fakta-fakta tersebut, kita kini telah berfokus pada upaya pemulihan dampak ekonomi, tanpa mengesampingkan kewaspadaan pandemi global tersebut, ” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Dengan kapasitas fiskal yang tergolong masih rendah, kita lakukan beberapa kebijakan agar sisi demand dan sisi supply dunia usaha tetap terjaga. Koordinasi antara OPD Pemprov Kaltara dengan TNI/Polri, BUMN, BULOG dalam mendukung kelancaran distribusi logistik ke semua wilayah Provinsi Kaltara kita terus kuatkan.

Kita pun berkomitmen mempertahankan investasi dan dan berupaya keras, mendorong, dan memfasilitasi investor merealisasikan rencana investasinya. Seperti investasi PT Karya Mineral Jaya yang ingin membangun kilang Methanol di Pulau Bunyu, lalu PT Kayan LNG Nusantara yang ingin berinvestasi kilang mini di Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, termasuk investasi oleh anak-anak perusahaan PT Pertamina (Perseroan) yang akan mengeksploitasi sumur-sumur Migas di Kaltara.

Dalam hal pengalokasian anggaran penanganan dampak ekonomi, kita merealisasikannya dengan melanjutkan program-program yang akan memberi dorongan besar terhadap perekonomian daerah.Antara lain menetapkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi pada sektor UMKM, meneruskan program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Barang dan Penumpang dengan anggaran Rp 23,1 miliar, mengembangkan kelembagaan, produktivitas, dan pelatihan kewirausahaan, menanggulangi kemiskinan di sektor perikanan tangkap, menyediakan rarana dan prasarana Pemberdayaan Ekonomi Pesisir dan Pulau Kecil.

Kita juga melakukan model distribusi pangan yang efisien, melakukan peningkatan kemampuan lembaga petani, dan merencanakan, mengejar, dan menerapkan aspek pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.Secara garis besar, dan akan melakukan upaya pemulihan ekonomi melalui gerakan Produktif dan Aman Covid-19 yang menyasar akselerasi investasi, pemulihan tenaga kerja yang terdampak Covid-19 sebagai Penerima Kartu Pra Kerja, pendalaman sektor penerimaan dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapat Asli Daerah khususnya sektor Pajak Daerah (PKB, BBNKB, PBBKB, Pajak Air Permukaan, dan Pajak Rokok).Pembukaan jalur transportasi dengan tetap mempertahankan penerapan standar protokol kesehatan juga menjadi perhatian bersamaan dengan pengembangan infrastruktur dan proyek strategis, termasuk perbaikan data program dan perlindungan sosial, serta peningkatkan sektor kepariwisataan dengan menciptakan upaya-upaya peningkatan kepercayaan wisatawan untuk datang kembali ke Kaltara.

Dan kunci pentingnya adalah, kita juga melakukan penguatan sektor kesehatan seperti penguatan surveillance epidemiologi dan penanggulangan wabah, pengadaan Alkes.Gubernur juga mendorong perbankan di Kaltara untuk menjaga dan mencegah aktivitas usaha dari pemburukan lebih lanjut, dan berupaya mengurangi pemutusan hubungan kerja dengan memberikan subsidi bunga kredit bagi debitur usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak.

“Kita juga meminta agar perbankan lebih banyak memberi kredit investasi dibanding kredit konsumtif. Karena itu akan lebih mempercepat pemulihan ekonomi daerah, ” tutupnya. * wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *