Kembali Rapid Test Gratis Digelar di Tarakan

  17 Jun 2020

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Tengah Menyaksikan Pelaksanaan Rapid Test Gratis di Kota Tarakan.

TARAKAN – Setelah kemarin di Tanjung Selor, Bulungan, Pemprov Kaltara kembali memberikan bantuan rapid test gratis kepada para santri dan mahasiswa di Tarakan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sendiri, menargetkan setidaknya mampu menyediakan 5 ribu pcs alat rapid test untuk keperluan tracking dan deteksi dini paparan Covid-19 di Kaltara.

Di samping itu, juga kepada masyarakat yang sangat memerlukan. Tentu dengan syarat yang harus dipenuhi.

Untuk tahap I, disediakan 1.000 pieces (Pcs), menyusul tahap II sekitar 3 ribu Pcs dan tahap III 1.000 Pcs lagi. Pembeliannya menggunakan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2020.

Masyarakat yang menginginkan rapid test untuk sebagai syarat perjalanan, bisa kita bantu gratis. Namun tidak semua. Yang kita bantu gratis, misalnya warga pedalaman yang ingin kembali, mahasiswa dan santri asal Kaltara yang butuh akan kembali berkuliah atau mondok pesantren, warga dengan kebutuhan tertentu yang sangat penting, warga terdampak Covid-19, juga warga kurang mampu.

Kalau memang masih dibutuhkan, dengan keterbatasan anggaran yang ada, Pemprov akan mencoba menyediakannya lagi. Yang terpenting, warga lebih tenang dan tidak terbebani pada masa-masa krisis seperti ini.

Mengenai kriteria warga yang berhak mendapatkan bantuan ini, akan diterbikan surat keputusan (SK) Gubernur Kaltara.

Saya tegaskan, program ini tak hanya berlaku di wilayah Bulungan atau Tarakan tapi se-Kaltara. Untuk daerah lain yang belum terakomodir, seperti Nunukan, Tana Tidung dan Malinau, warga yang berhak silakan hubungi aparat berwenang setempat. Seperti dinas kesehatan atau gugus tugas untuk disampaikan kepada Pemprov Kaltara.

“Dalam kesempatan ini, perlu saya sampaikan kepada masyarakat, bahwa berdasarkan informasi dari Gugus Tugas Nasional, Provinsi Kaltara termasuk dalam 6 provinsi yang boleh menerapkan tatanan normal baru produktif dan aman atau new normal, ” ujar Gubernur.

Tinggal menunggu pengumuman resmi dari Gugus Tugas Nasional. Dan, atas pencapaian ini saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah, gugus tugas kabupaten/kota juga provinsi.

“Ayo kita bersiap menyambut normal baru ini dengan sikap disiplin dan terus waspada juga berikhtiar, ” tutup Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. * wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *