Sektor IKM dan UMKM di Kaltara Terus Ditingkatkan

  18 Jun 2020

Infografis.

TANJUNG SELOR – Sektor industri kecil dan menengah, serta pelaku UMKM termasuk salah satu yang terdampak cukup besar akibat adanya pandemi Covid-19.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UMKM) akan melakukan upaya untuk menggerakkan mereka.

Dari APBD 2020, melalui dana realokasi telah disiapkan untuk program untuk menumbuhkan IKM dan UMKM, utamanya dalam mengembangkan wirausaha baru (WUB) IKM pada daerah terdampak COVID-19 di Kaltara. Juga ada dari APBN.

Di antaranya melalui beberapa kegiatan pelatihan atau bimbingan teknis (Bimtek). Seperti fasilitasi sertifikasi halal, Bimtek produksi pembuatan tempat cuci tangan portable, bimtek produksi hazmat suit dan masker kain yang sumber anggarannya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Totalnya hampir Rp 800 juta.

Kemudian dari APBD kita alokasikan Rp 1,5 miliar untuk sebagai stimulan membantu pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 di Kaltara.

Teknisnya, nanti pelaku UMKM silakan mengajukan melalui Disperindagkop Kabupaten/Kota. Verifikasi persyaratannya nanti dilakukan oleh Disperindagkop. Untuk program ini, kita utamakan bagi pelaku UMKM yang belum pernah mendapatkan bantuan modal, baik dari Pusat maupun Daerah.

Beberapa program ini kita lakukan sebagai upaya menghidupkan kembali ekonomi masyarakat. Sehingga diharapkan bisa memulihkan kondisi ekonomi di Kaltara yang sempat melambat pertumbuhannya, akibat terdampak adanya pandemi Covid-19. * wa2n.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *