KaltaraPemprov Kaltara

Gubernur Kaltara Bertemu Menteri BUMN

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie (kiri) bersama Menteri BUMN Erick Tohir.

JAKARTA – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, berkesempatan diterima bersilaturahmi di rumah dinas Menteri BUMN, Erick Tohir, di Kompleks Perumahan Pejabat Negara, Jln Denpasar Raya, Jakarta.

“Saya ditemani Pak Boy Tohir owner dan Presiden Direktur PT ADARO Grup, yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan batubara terintegrasi (mulai dari penambangan, pengangkutan dan kontraktor hingga PLTU) terbesar di Indonesia, ” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Cukup lama tidak bertemu, sejak Erick mengikuti rombongan Bapak Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Kaltara, 18-19 Desember 2019 yang lalu.

“Saya berkenalan dengan Pak Erick Tohir melalui kakak beliau, Pak Boy Tohir. Pada 2015 yang lalu saya melaksanakan ibadah umroh bersama isteri, secara kebetulan kami menginap di hotel yang sama di Madinah, ” ujarnya.

Boy Tohir memperkenalkan Irianto dan isteri kepada orangtua beliau, Pak Teddy Tohir (almarhum) dan isteri, serta Pak Erick Tohir; mereka umroh rombongan satu keluarga besar.

Pada kesempatan silaturahmi semalam, selain bercerita dan berdiskusi santai, ia menyampaikan permohonan dukungan kepada Menteri BUMN untuk membantu upaya percepatan pembangunan Kaltara melalui keterlibatan dan peran BUMN.

Saya juga menyampaikan permohonan untuk kelancaran hibah lahan PT Pertamina dalam rangka pembangunan dermaga/pelabuhan di pulau Bunyu, yang akan dianggarkan melalui dana APBN Kementerian Perhubungan pada 2021 tahun depan.

Rencana pembangunan Pelabuhan Bunyu, dimulai sejak 2016. Dimana saat itu dilakukan FS, DED dan Masterplan oleh Dishub Kaltara. Pada 2017, dilakukan pra studi kelayakan pelabuhan oleh Kemenhub dan Pertamina. Lalu 2018, melakukan SID juga oleh Kemenhub.

Kemudian berlanjut pada 2019, diantaranya menyusun dokumen DLKr- DLKp, RIP, pengesahan studi kelayakan pelabuhan, dan pengesahan SID.

Lalu tahun ini 2020, izin penggunaan jalan akses Pertamina dari Direktur Aset Pertamina, Rekomendasi Bupati atas Kesesuaian Tata Ruang dari Bupati Bulungan, dan Rekomendasi Gubernur atas Kesesuaian Tata Ruang.

Alhamdulillah, izin menggunakan akses jalan Pertamina sudah disetujui, tinggal menunggu proses penetapan lokasi, ini mengingat pelabuhan Bunyu merupakan pelabuhan pengumpul.

Nanti, Pelabuhan Bunyu selain dapat digunakan untuk dermaga speedboat, juga akan dilalui oleh kapal barang. Ini bertujuan agar mengurangi disparitas harga barang.

Selain itu, Pemprov Kaltara sudah pernah mengajukan permohonan hibah lahan yang dikuasai PT Pertamina di Kota Tarakan kepada Menteri BUMN sebelumnya (Ibu Rini Soemarno) untuk kepentingan pembangunan di Kaltara.

Beliau meminta agar nanti diajukan secara resmi dengan dilampiri data pendukung yang lengkap. Beliau akan memberi kesempatan bertemu di Kantor BUMN untuk pembahasan lebih lanjut.

Saya mengucapkan terima kasih kepada beliau. Beliau orang yang profesional, memiliki banyak gagasan inovatif dan kreatif, cerdas, open minded, humble, guyonannya selalu segar dan bermutu.

Saya yakin betul-betul serius mengabdi untuk negeri, melalui pembenahan BUMN bagi upaya mensejahterakan Indonesia. Kita doakan semoga Allah SWT senantiasa memberikan nikmat sehat, kekuatan, keberkahan, dan perlindunganNya dalam menjalankan amanah sebagai Menteri BUMN. * wa2n.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button