redaksi


redaksiMay 26, 20183min20
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, tadi siang, melanjutkan rangkaian kegiatan di Tarakan, dengan menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau Kartu Kaltara Sehat.

TARAKAN – Usai meresmikan Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GPSI) Jemaat El-Shaddai VI Tarakan, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, tadi siang, melanjutkan rangkaian kegiatan di Tarakan, dengan menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau Kartu Kaltara Sehat.

Penyerahan KIS yang dilangsungkan di Masjid Al Irsyad, Karang Anyar Pantai ini, sebagai implementasi untuk mewujudkan Kaltara Universal Health Coverage atau 100 persen kepesertaan asuransi kesehatan.

Sesuai data dari Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan, di Tarakan sendiri, totalnya ada 3.440 Kartu Kaltara Sehat disebarkan. Khusus bagi warga kurang mampu, oleh Pemprov dianggarkan, Rp 23 ribu per bulan per jiwa.

Kartu Kaltara Sehat ini berafiliasi dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Pengelolaan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dibiayai APBD Kaltara 2018. Tujuannya untuk menjamin pemeliharaan kesehatan seluruh masyarakat Kaltara. Utamanya, masyarakat yang kurang mampu.

Tahun ini dianggarkan Rp 3 miliar untuk 14 ribu jiwa lebih. Dengan prioritas keluarga nelayan dari golongan kurang mampu.

Ini dilakukan karena bukan saja merupakan tanggung jawab pemerintah, tapi juga ingin membantu dan menolong masyarakat untuk membayar iuran ke BPJS. Dari itu, diharapkan kartu ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk berobat, dan sekali lagi biayanya gratis.

Harus diketahui juga bahwa program ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, salah satu caranya lewat pengobatan.

“Perlu saya sampaikan, selain jaminan kesehatan, Pemprov juga memberikan bantuan penuh untuk keluarga sangat miskin, ” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Terkait hal ini, mengimbau peran dari para ketua RT untuk mengakomodir keluhan masyarakat sangat miskin tersebut dalam hal kesehatan. Dapat pula menghubungi Dirut RSUD Tarakan (dr HM Hasbi Hasyim) agar segera dijemput untuk dilayani pengobatannya di RSUD Tarakan hingga sembuh. Sekali lagi, biayanya ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov Kaltara.

“Sekali lagi, tak boleh ada warga kurang mampu di Kaltara yang terlantar ataupun tidak mendapatkan pelayanan kesehatan. Mulai balita hingga orangtua. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dari seluruh mayarakat, untuk peduli dengan lingkungan sekitar. Terutama peran dari masing-masing ketua RT, ” pesan nya. * wa2n.



redaksiMay 26, 20182min20
Gubernur Dr H Irianto Lambrie didampingi Wakil Gubernur H Udin Hianggio, kemarin, meresmikan Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GPSI) Jemaat El-Shaddai VI Tarakan

TARAKAN – Gubernur didampingi Wakil Gubernur, kemarin, meresmikan Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GPSI) Jemaat El-Shaddai VI Tarakan di Kelurahan Kampung VI, Gunung Amal, Kecamatan Tarakan Timur.

Selain Wagub, pada peresmian itu Gubernur Kaltara juga mengajak Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltara, H Suriansyah, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara.

“Kehadiran kami, merupakan bentuk nyata akan komitmen Pemprov Kaltara untuk selalu menjaga kedamaian dan hal lain yang memang patut dipertahankan untuk masa depan Indonesia, ” tegas Irianto Lambrie.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, ia juga mengucapkan selamat dan syukur atas diresmikannya gereja ini.

Diharapkan gereja ini dapat dimanfaatkan, tak hanya untuk kegiatan rutin keagamaan. Tapi juga untuk pembinaan umat dan menjaga Indonesia dari ancaman disintegrasi bangsa, juga agar Kaltara dan Tarakan tetap damai.

“Saya hadir sebagai gubernur juga pribadi. Sebagai pribadi tentu berbeda akan kepercayaan yang dianut, dan perbedaan itu adalah keniscayaan. Dan, kita bersyukur lahir di Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama, ras, tapi pendahulu kita melahirkan slogan Bhineka Tunggal Ika, ” imbuh Irianto.

Ini untuk mewujudkan kesejahteraan umum, dan menjaga perdamaian dunia. Sayangnya, Bhineka Tunggal Ika sering diucapkan tapi jarang dipahami makna dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Jika ini dipraktekkan dengan baik maka akan menjadi rahmat juga kasih sayang bagi semua.

“Dalam kesempatan ini, atas nama Pemerintah Provinsi Kaltara saya menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 150 juta untuk keperluan gereja ini, ” pungkas Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. * wa2n.



redaksiMay 26, 20182min20
Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, bersama istri, menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan para buruh di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

TARAKAN – Disela banyak nya kegiatan, Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, bersama istri, menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan para buruh di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

“Memang sudah niat kami, untuk mengisi bulan Ramadhan yang penuh rahmat ini, dengan terus memupuk silaturahmi. Karena itu bagian dari ajaran Islam, ” kata Irianto.

Usai dari Pelabuhan Tengkayu, Gubernur langsung meninjau pembangunan Masjid Darul Hikmah di Jalan Mulawarman, tepatnya di Gang Nipah, RT 27, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat.

Masjid ini sudah mengalami 3 kali rehab, mengingat jumlah penduduk yang semakin meningkat.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setulus tulusnya atas gotong royong masyarakat di sini untuk membangun masjid baru dengan dana swadaya, ” ujarnya.

Kita sama-sama berusaha dan berdoa agar masjid ini dapat diselesaikan dengan waktu yang secepatnya. Saya minta kepala Biro Kesra, agar mengalokasikan bantuan hibah sebesar Rp 300 juta untuk menyelesaikan pembangunan masjid ini di APBD Perubahan 2018 ini.

“Pesan saya, agar kita saling menjaga keamanan di wilayah kita. Saya infokan, Kaltara ini masuk ke dalam 5 besar kerawanan radikalisme dan terorisme berdasarkan data BNPT, ” tegas nya.

Masyarakat harus tetap waspada, jangan sampai ada keluarga kita yang terkena dampak dari radikalisme. Ibarat penyakit, radikalisme ini memiliki gejala, salah satunya adalah intoleran. Itu harus diwaspadai dan dideteksi sedini mungkin. * wa2n.



redaksiMay 26, 20183min30
silaturahmi jajaran direksi Serawak Energy Berhad yang dipimpin langsung oleh CEO-nya, Sharbini Suhaili, di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara di Jl Enggang Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, petang tadi menerima kunjungan silaturahmi jajaran direksi Serawak Energy Berhad yang dipimpin langsung oleh CEO-nya, Sharbini Suhaili, di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara di Jl Enggang Tanjung Selor.

Tak sekedar silaturahmi, mereka juga sempat berbincang soal rencana investasi Serawak Energy Berhad di Kaltara.

“Oleh CEO-nya, Bapak Sharbini Suhaili meyakinkan keseriusannya untuk membangun PLTA di Kaltara, ” ujar Irianto.

Rencananya Serawak Energy juga akan membangun PLTA di Sungai Mentarang Malinauya.

Tak hanya membangun PLTA, Serawak Energy juga berminat bangun smelter yang nanti terintegrasi dengan pembangkitnya.

Tadi juga disampaikan, menurut mereka dari pertemuan perusahaan-perusahaan hydro power di Beijing, Tiongkok, semua mengakui jika potensi Hydro power di Kaltara sangat besar dan layak dikembangkan.

“Selain PLTA, kita bahas juga tentang potensi industri smelter di Kaltara. Utamanya di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, ” tegas Irianto.

Salah satunya PT Inalum (persero). Mereka optimis, jika Inalum sudah jalan, maka perusahaan smelter lainnya akan masuk. Sehingga potensi energi yang dihasilkan nanti diyakini akan terbeli.

Namun sebenarnya, tidak hanya Inalum, namun sejumlah investor asing sudah banyak yang berminat. Utamanya beberapa perusahaan dari Tiongkok. Jadi kuncinya menunggu energi listriknya saja. Kalau listrik tersedia, kita optimis banyak perusahaan masuk.

Untuk Inalum, tinggal menunggu PLTA Kayan I yang akan dibangun 900 Megawatt (MW). Kalau itu (PLTA) dimulai, secara bersamaan Inalum juga akan memulai tahapan pembangunan pabrik.

Pada intinya, seperti berulang kali di sampaikan kuncinya ada pada diri kita masing-masing. Utamanya dari sikap dan pola pikir kita.

Dalam kesempatan silaturahmi tadi, kita juga melaksanakan buka puasa bersama, sekaligus dilanjutkan dengan Sholat Maghrib, Isya dan Tarawih berjamaah.

Dari silaturahmi ini, semoga akan semakin mempererat kerja sama kita. Terutama dalam rangka merealisasikan investasi di Kalimantan Utara. * wa2n.



redaksiMay 25, 20183min50
Penyerahan Asuransi Dari PT Jasa Raharja

TARAKAN – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto Lambrie mengapresiasi kinerja PT Jasa Raharja (Persero) atas gerak cepat yang dilakukan, untuk memberikan santunan kepada korban kecelekaan speedboat, yang terjadi Selasa (22/5/2018) kemarin diperairan Sungai Sesayap.

“Mewakili pemerintah, tadi saya serahkan santunan tersebut. Sesuai aturan yang meninggal dunia, mendapatkan santunan sebesar Rp 50 juta. Kemudian yang korban luka-luka maksimum Rp 20 juta, ” kata Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie.

Kemudian bagi yang menjadi anggota BPJS dapat pelayanan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

“Saya juga mengajak, kepada kita semua untuk memiliki kartu BPJS, ” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan kepada para keluarga korban. Apabila ada anaknya sudah dewasa yang lulus SMA/SMK dapat mengajukan permohonan beasiswa melalui Dewan Pendidikan Provinsi Kaltara.

“Atas peristiwa ini, saya meminta, kepada seluruh jajaran pemerintahan daerah, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) agar dibuat surat edaran, untuk mewajibkan semua armada laut, termasuk speedboat melengkapi dengan perangkat keselamatan penumpang, ” imbau nya.

Kemudian di setiap pelabuhan speedboat, harus semakin profesional dalam pengawasan. Apa saja yang menjadi point penting untuk keselamatan penumpang harus diperhatikan. * wa2n.



redaksiMay 25, 20181min50
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri sosialisasi Surat Pemberitahuan Tahunan pajak secara elektronik (e-SPT) di Hotel Tarakan Plaza.

TARAKAN – Usai menghadiri penyerahan santunan asuransi Jasa Raharja kepada korban kecelakaan speedboat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie juga menghadiri sosialisasi Surat Pemberitahuan Tahunan pajak secara elektronik (e-SPT) di Hotel Tarakan Plaza.

Dimana sosialisasi ini begitu penting untuk dilaksanakan, karena berkaitan dengan kepentingan Negara yang lebih luas, khususnya bagi Provinsi Kalimantan Utara.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, agar tidak terjadi masalah dalam hal pengelolaan keuangan.

“Saya melihat posisi bendahara sangat penting, untuk kelancaran tugas-tugas pemerintahan secara umum, ” tegas Irianto Lambrie.

Karena itu, ia berharap, yang ditugaskan menjadi bendahara adalah para PNS yang memiliki integritas yang baik, juga professional. Harus fokus dalam mencatat hingga pertanggungjawaban pemasukan dan pengeluaran.

Untuk itu, jagalah kepercayaan itu, jangan terpengaruh. Sekalipun itu atasan sendiri, kalau tidak sesuai ketentuan jangan diikuti. Kalau ada atasan yang memerintahkan sesuatu yang membahayakan, bendahara harus berani menolak. * wa2n.



redaksiMay 25, 20183min40
Pose bersama seusai buka bersama skk migas yang dihadiri oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie

TANJUNG SELOR – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Dr H irianto Lambrie, menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh SKK Migas dan KKKS Kalimantan Utara di Balai Tamadun, Kompleks Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, petang tadi.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kalimantan Utara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada SKK Migas dan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam KKKS atas kontribusi yang diberikan untuk Kalimantan Utara pada khususnya, ” kata Gubernur.

Pemerintah Daerah akan terus mendorong upaya SKK Migas, bersama para mitra usahanya untuk terus bisa melaksanakan kegiatannya melakukan eksploitasi potensi Migas di Kalimantan Utara.

Pemerintah juga siap bekerjasama sama dalam berbagai hal. Kita akui, potensi Migas di Kalimantan Utara belum sepenuhnya telah memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Utara.

Namun kita terus berupaya memenuhi itu. Salah satunya, seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu. Yaitu ingin memanfaatkan potensi Migas kita untuk menjadi energi listrik.

“Saya ucapkan terima kasih juga atas tersenggarakannya kegiatan sore ini. Selain untuk bersilaturahmi, sekaligus juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha utamanya di sektor Migas dan tentungan dengan masyarakat, ” tegas Gubernur Irianto Lambrie.

Semoga kegiatan ini memberikan hikmah dan Ridho Allah SWT, dan sekaligus dapat memberikan nilai ibadah bagi kita semua. Aamiin *wa2n.



redaksiMay 25, 20182min50
Pengoperasian pesawat ini, merupakan realisasi dari janji Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto saat ke Kalimantan Utara (Kaltara) beberapa waktu lalu.

TARAKAN – Alhamdulillah, pesawat milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) jenis Cassa U-2111 sudah mulai beroperasi melayani penumpang dan pengiriman barang (logistik) untuk masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara).

Pengoperasian pesawat ini, merupakan realisasi dari janji Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto saat ke Kalimantan Utara (Kaltara) beberapa waktu lalu.

Ketika itu, Panglima TNI yang datang bersama Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian menyampaikan, bantuan pesawat ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat wilayah perbatasan, khususnya Krayan dari negara tetangga, Malaysia.

“Atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Kalimantan Utara, saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, utamanya kepada Panglima TNI, ” kata Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Irianto Lambrie, kemarin.

Berdasarkan laporan yang di terima Gubernur, program yang sepenuhnya menjadi inisiatif TNI ini telah berjalan sejak 2 bulan ini. Selain barang, pesawat TNI AU jenis Cassa U-2111 juga mengangkut penumpang orang.

“Seminggu, pesawat ini melayani 2 sampai 3 kali penerbangan. Dengan rute Tarakan-Krayan atau Long Bawan, ” ujarnya.

Untuk penumpang, dikenakan biaya Rp 320 ribu. Biaya ini tergolong murah. Mungkin untuk membantu biaya operasional mereka.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Semoga program ini dapat membantu masyarakat di wilayah perbatasan yang selama ini kesulitan transportasi, ” imbuh Irianto.

Perlu diketahui, program ini murni dari TNI. Sementara dari pemerintah, baik pusat maupun pemerintah provinsi membantu melalui Subsidi Ongkos Angkut, untuk penumpang dan barang. * wa2n.



redaksiMay 25, 20183min50

TANJUNG SELOR – Bertempat di Rumah Jabatan Gubernur di Jl Enggang Tanjung Selor, petang hingga malam hari, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, mengundang seluruh masyarakat di Kaltara, untuk hadir berbuka puasa bersama, sekaligus melaksanakan salat maghrib, isya hingga tarawih berjamaah.

Dalam kesempatan itu juga, Gubernur atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, menyerahkan bantuan hibah simbolis kepada sejumlah organisasi. Seperti di antaranya kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltara sebesar Rp 400 juta. Kemudian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara sebesar Rp 400 juta, serta bantuan untuk pembangunan tempat ibadah.

“Juga saya serahkan bantuan sosial lainnya. Sebagai perwakilan simbolis, kali ini Pemprov Kaltara menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Selor sebesar Rp 200 juta, Pondok Pesantren Al-Khairat Tanjung Selor sebesar Rp 200 juta, dan Pondok Pesantren Nurul Mujahidah Tanjung Selor, sebesar Rp 100 juta, ” ujarnya.

Meskipun provinsi baru yang dananya relatif terbatas, tapi Alhamdulillah pemprov masih bisa membantu kegiatan keagamaan yang ada di Kaltara.

Kegiatan buka puasa bersama ini, sengaja di adakan dengan mengundang secara terbuka kepada masyarakat yang mau hadir. Melalui kegiatan ini, kita bisa bersilaturahmi.

Tidak hanya buka puasa bersama, yang lebih penting adalah bisa merajut kembali tali silaturahmi, bahkan bisa saling sambil bercerita masa lalu.

“Kita manfaatkan bulan Ramadan ini semaksimal mungkin beribadah kepada Allah SWT. Mudah-mudahan di bulan yang suci ini, doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT. Utamanya untuk bangsa ini, dan lebih khususnya bagi Provinsi Kalimantan Utara, ” harap Gubernur. *wa2n.



redaksiMay 25, 20182min40
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyampaikan sambutan sesaat sebelum acara tausiyah Ramadhan dimulai

TANJUNG SELOR – Di hari ke-9 melaksanakan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan, Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Irianto Lambrie bersama Wagub Kaltara H Udin Hianggio, pagi kemarin bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Kaltara yang beragama muslim, mendengar tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz KH Muhammad Mansur.

Selain mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah, acara ceramah agama ini sekaligus mengawali program Jumat Bersedekah yang baru saja dicanangkan untuk diberlakukan kepada jajaran ASN di lingkup Pemprov Kaltara.

“Melalui dari sedekah yang terkumpul nanti, akan disalurkan ke pihak-pihak yang membutuhkan. Untuk pengelolaannya, kita percayakan kepasa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara, ” kata Irianto Lambrie.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak kepada seluruh ASN, khususnya para PNS untuk mengikuti peraturan. Ini bertujuan agar bisa lebih baik dan membiasakan hidup dengan tertib dan rapi. Karena itu merupakan suatu nilai ibadah.

“Saya juga ingin mengingatkan, tentang pentingnya pembinaan mental dan spriritual. Salah satunya melalui kegiatan ini. Maka dari itu, manfaatkan, dengarkan ceramah dan implementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan kita sehari-hari, ” imbau nya.

Untuk itu lanjut Gubernur, mati kita isi hidup dengan berprilaku yang baik. Karena hidup ini sangat menentukan baik buruknya prilaku kita dan itu akan menjadi gambaran kita nanti di akhirat.
Akhirat menjadi perjalanan akhir hidup kita. Hanya ada dua pilihan, surga atau neraka. * wa2n.