Uncategorized


redaksiMay 25, 20183min280

TANJUNG SELOR – Bertempat di Rumah Jabatan Gubernur di Jl Enggang Tanjung Selor, petang hingga malam hari, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, mengundang seluruh masyarakat di Kaltara, untuk hadir berbuka puasa bersama, sekaligus melaksanakan salat maghrib, isya hingga tarawih berjamaah.

Dalam kesempatan itu juga, Gubernur atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, menyerahkan bantuan hibah simbolis kepada sejumlah organisasi. Seperti di antaranya kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltara sebesar Rp 400 juta. Kemudian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara sebesar Rp 400 juta, serta bantuan untuk pembangunan tempat ibadah.

“Juga saya serahkan bantuan sosial lainnya. Sebagai perwakilan simbolis, kali ini Pemprov Kaltara menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Selor sebesar Rp 200 juta, Pondok Pesantren Al-Khairat Tanjung Selor sebesar Rp 200 juta, dan Pondok Pesantren Nurul Mujahidah Tanjung Selor, sebesar Rp 100 juta, ” ujarnya.

Meskipun provinsi baru yang dananya relatif terbatas, tapi Alhamdulillah pemprov masih bisa membantu kegiatan keagamaan yang ada di Kaltara.

Kegiatan buka puasa bersama ini, sengaja di adakan dengan mengundang secara terbuka kepada masyarakat yang mau hadir. Melalui kegiatan ini, kita bisa bersilaturahmi.

Tidak hanya buka puasa bersama, yang lebih penting adalah bisa merajut kembali tali silaturahmi, bahkan bisa saling sambil bercerita masa lalu.

“Kita manfaatkan bulan Ramadan ini semaksimal mungkin beribadah kepada Allah SWT. Mudah-mudahan di bulan yang suci ini, doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT. Utamanya untuk bangsa ini, dan lebih khususnya bagi Provinsi Kalimantan Utara, ” harap Gubernur. *wa2n.



redaksiApril 22, 20186min140
Paripurna HUT Kaltara ke 5 Tahun di DPRD Kaltara 22/4/2018

TANJUNG SELOR – Alhamdulillahirabbil’alamin, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, hari ini 22 April, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah berusia 5 tahun, hal itu disampaikan Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie, disela Paripurna HUT Kaltara di DPRD Kalimantan Utara, Minggu pagi 22/4/2018.

“Menandai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 dimulainya Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara, tadi pagi saya memenuhi undangan Rapat Paripurna Istimewa ke-II di Ruang Rapat DPRD Provinsi Kaltara, ” ujar Gubernur Irianto Lambrie.

Hari Jadi Provinsi Kaltara kita peringati setiap tanggal 22 April, imbuhnya,

Dimana Penetapan ini lanjutnya, bukan dilakukan begitu saja. Namun telah melalui proses, termasuk sudah dikonsultasikan ke Kementerian Dalam Negeri, karena pada waktu itu belum ada Pergub.

Ia menambahkan, untuk penentuan hari jadi, berdasarkan dimulainya pemerintahan atau pada saat diresmikan. Hal demikian juga sudah dilakukan hampir di semua daerah otonomi. Contoh terdekat adalah Kota Tarakan. Secara undang-undang, Kota Tarakan dibentuk berdasar UU pada Oktober 1997.

Namun hari ulang tahun Kota Tarakan diperingati pada 15 Desember. Yaitu pada saat kota ini diresmikan oleh Mendagri atas nama Presiden. Bersamaan juga dengan pelantikan Pj walikota. Begitupun dengan Provinsi Kaltara yang kita peringati pada 22 April.

Sejauh ini masih ada beberapa pihak yang mempersoalkan hari jadi ini. Saya mengajak, kepada semua pihak untuk tidak perlu lagi memperdebatkan hari jadi. Masih banyak persoalan yang lebih penting untuk kita pikirkan.

Berbicara soal Provinsi Kaltara, memiliki sejarah panjang dalam proses pembentukannya. Dimulai dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999, tentang pemerintahan daerah, yang berdampak semakin menguatkan aspirasi masyarakat bagian Utara Kaltim dan seluruh elemen mahasiswa serta diprakarsai oleh elit Pemerintah Provinsi Kaltim untuk menggulirkan wacana pembentukan sebuah provinsi baru, sebagai bentuk evolusi, dari keberadaan pembantu gubernur wilayah utara pada tahun 2000.

Proses perjuangan yang panjang menuju provinsi baru di wilayah Utara Provinsi Kaltim akhirnya menjadi kenyataan dengan nama “Kalimantan Utara” berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2012, tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yang terdiri dari 4 kabupaten dan 1 kota, yaitu Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung. Dengan ibu kota berkedudukan di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

Selanjutnya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 48/P Tahun 2013, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi atas nama Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono pada hari Senin tanggal 22 April 2013 melantik Penjabat Gubernur Kaltara pertama, sekaligus menandatangani prasasti peresmian Provinsi Kalimantan Utara.

“Hari ini sudah 5 tahun usia Provinsi Kaltara dan memasuki tahun ke-3 dalam arah kebijakan pembangunan dalam tahapan “Mempercepat Pembangunan Ekonomi Kalimantan Utara Didukung Oleh Infrastruktur Yang Memadai, ” tegasnya.

Usia yang masih sangat belia, namun atas dukungan dari semua pihak, dapat membuktikan diri sejajar dengan provinsi lainnya di nusantara yang ditandai dengan berbagai prestasi yang telah diraih.

Hal ini tentu tidak lepas dari sinergitas seluruh komponen baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota, elemen masyarakat, perguruan tinggi dan swasta maupun pihak-pihak lainnya.

Berdasarkan aturan perundang-undangan, memasuki usianya yang kelima, Kaltara selangkah lagi akan menjadi daerah otonomi penuh. Alhamdulillah, selama lima tahun ini juga, sudah cukup banyak capaian pembangunan yang bisa dirasakan manfaatnya.

Berbagai sarana infrastruktur sudah terbangun. Mulai dari sarana perkantoran, jalan dan jembatan hingga sarana kesehatan, Pendidikan maupun perhubungan. Seperti bandara, pelabuhan dan fasilitas lainnya.
Dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat, sebagai upaya penanggulangan kemiskinan, atas sinergi dengan pusat kita ada program bantuan rehab rumah warga kurang mampu.

Sejak 2014 hingga sekarang sudah ada sekitar 6000 rumah warga miskin yang dibantu, diperbaiki rumahnya hingga menjadi rumah layak huni.

Kaltara mulai membangun mulai dari 0 (nol). Sejak awal Kaltara tidak memiliki apa-apa. Bukan hal mudah membangun segala hal dari nol. Tapi juga bukan perkara yang tidak mungkin. Karena buktinya hari ini seperti yang telah saya sebutkan tadi dan kita lihat bersama.

Dari 0 rupiah di awal pemerintahan, APBD Kaltara terus mengalami peningkatan. APBD Kaltara sebesar Rp 1,73 triliun di tahun 2014. Kemudian naik lagi menjadi Rp 2,9 triliun di tahun 2016 dan terakhir pada 2018, posisi APBD Kaltara mencapai Rp 3,15 triliun.

Alokasi anggaran yang terus meningkat, diharapkan bisa mempercepat gerak pembangunan di Kaltara yang punya misi menjadi provinsi muda terdepan di Indonesia.
Atas capaian yang kita peroleh ini, belum sepenuhnya bisa terpenuhi.

“Dengan segala kerendahan hati, saya mengajak kepada kita semua untuk tidak cepat berpuas diri. Karena jalan kita ke depan masih panjang, masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan guna menjadikan Provinsi Kaltara maju dan terdepan, ” ajak Irianto.

Pada kesempatan ini selaku gubernur ia menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat Kalimantan Utara untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keheterogenan masyarakat di provinsi yang kita cintai ini.

Dengan selalu berpikiran positif, jauh dari prasangka buruk, serta komitmen menjaga persatuan dan kesatuan, saya yakin dan percaya akan mudah bagi kita untuk menyelesaikan tugas-tugas kita bersama kedepan.

“Selamat hari ulang tahun yang ke-5 Provinsi Kalimantan Utara tercinta. Semoga Kalimantan Utara semakin Mandiri, Maju dan Damai, ” kata Gubernur.

Semoga segala usaha dan upaya untuk kemajuan Provinsi Kalimantan Utara yang kita cintai ini bernilai ibadah dan dicatat sebagai amal kebaikan disisi Allah SWT. * wa2n.



redaksiApril 19, 20181min230
Panitia Perlombaan Kartu Domino Gubernur Kaltara Cup di Kabupaten Tana Tidung

TIDENG PALE – Sejak dibuka nya perlombaan permainan kartu Domino, atau yang trend disebut dengan kartu balak, Kamis 19/4/2018 dalam rangkaian HUT Provinsi Kalimantan Utara ke 5 Tahun, di Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung diserbu peserta.

Sampai pukul 17.38 Wita, tercatat ada 47 pasangan atau 94 orang peserta yang siap berlaga malam ini.

Menurut salah satu Panitia, Amir Z Saroyan, kepada media ini mengatakan, dalam perlombaan semuanya diklasifikasikan sebagai peserta umum.

“Hadiah sudah disiapkan oleh panitia untuk para peserta lomba yang berhasil keluar sebagai pemenang, ” kata Amir. * wa2n.



redaksiApril 13, 20181min170
Bimtekh Anggota DPRD Kaltara di Bandung Provinsi Jawa Barat

BANDUNG – Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Kaltara di Holiday Inn Kota Bandung dari Hari Minggu 11 sd 15 Februari 2018, sebagai sarana peningkatan SDM anggota Legislatif.

Dimana untuk kali ini diselenggarakan oleh Universitas Pasundan Provinsi Jawa Barat. Bimtek tersebut selain merupakan wadah menimba ilmu pengetahuan seputar tugas pokok dan meningkatkan kapasitas Pimpinan dan Anggota DPRD juga merupakan wadah refleksi dan evaluasi kinerja DPRD selama masa sidang yang lalu.

Dengan harapan kedepan bisa bekerja lebih maksimal lagi ke masa berikutnya.

Semoga dengan sisa waktu yang masih ada dapat lebih baik lagi. Khususnya tugas pengawasan yg melekat pada tugas jabatan anggota DPRD. * wa2n.



redaksiMarch 26, 20182min280
Andi Zakariah ST Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Andi Zakariah berharap agar, agar proses percepatan pembangunan perekonomian masyarakat secara merata bisa segera terwujud.
Untuk sektor pertanian sebutnya, diharapkan instansi yang membidangi bisa membuat pemetaan (Mapping). Misalnya untuk kabupaten A yang pantas dikembangkan apa dan Kabupaten B tanaman apa, serta OPD dimaksud bisa menyiapkan lahan sesuai peruntukannya.

Supaya kedepan keinginan pemerintah untuk menjadikan Kalimantan Utara sebagai yang terdepan di Indonesia bisa benar-benar terjadi sesuai keinginan kita bersama.
“Harapan selanjutnya kalau bisa pemerintah wajib mengarahkan para petani kita untuk menanam merica, kakao dan jenis tanaman lain yang bisa bertahan lama bila disimpan. Jenis tanaman itu juga diketahui sangat memiliki komoditas ekspor yang tinggi dan sangat dibutuhkan oleh negara luar, terutama di Malaysia, “ ujarnya.. * wa2n.



redaksiMarch 2, 20181min410
Ibnu Saud Amggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara

TARAKAN – Warga RT 12, 13 dan RT 14 Kelurahan Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, mengusulkan kepada peemerintah, agar jalan gang dilingkungan tempat tinggal mereka dibangun jalan dengan konstruksi semenisasi. Agar kenyamanan dan keamanan saat melintas dapat terjamin dengan baik.

Usulan tersebut disampaikan oleh warga 3 RT itu saat berlangsung nya Agenda Reses, Ibnu Saud, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, di Kelurahan Kampung 6, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan beberapa waktu yang lalu.

Tidak hanya warga di RT 12,13 dan RT 14, warga Kelurahan Kampung 6 yang beedomisili dijalan gang Latimojong, khususnya warga RT 2, 3 dan RT 15 juga mendambakan jalan lingkungan tempat tinggal mereka di aemenisasi.

“Kalau warga di RT 15 mendambakan lampu penerangan jalan kembali normal atau menyala sepanjang malam, dan pembangunan siring parit disepanjang perkampungan segera dibangun, ” kata Ibnu Saud. * wa2n.



redaksiMarch 1, 20182min680
Komisi 1 DPRD Kaltara di Kantor KIP Pusat

JAKARTA – Menjelang ditetapkan nya Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Utara, Komisi 1 DPRD Kaltara melakukan konsultasi dan koordinasi ke Komisi Informasi Pusat di Jakarta, terkait pedoman pelaksanaan seleksi dan penetapan anggota Komisi Informasi tersebut.

Agenda konsultasi itu juga, dipimpin langsung oleh, Komaruddin, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara selaku Ketua Komisi 1, dan didampingi oleh seluruh anggota Komisi.

Berdasarkan peraturan Komisi Informasi Nomor 4 tahun 2016 bahwa Komisi Informasi bertugas dan berfungsi menjalankan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan peraturan pelaksanaannya menetapkan petunjuk teknis standar layanan informasi publik dan menyelesaikan sengketa informasi publik melalui mediasi dan/atau ajudikasi nontiligasi.

Terkait hal tersebut sesuai dengan bidang kerja Komisi 1 DPRD Prov. Kaltara, perlu tindak lanjut dalam pelaksanaan proses seleksi (Fit and Properties) dan penetapan anggota Komisi Informasi di Provinsi Kalimantan Utara.

Disela acara, Kosmas Kajan, S.Sos, anggota Komisi 1 DPRD Kalimantan Utata menegaskan, yakni mengenai kriteria calon pengurus Komisi Informasi Provinsi Kaltara serta peran Komisi Informasi khususnya terhadap kontrol tranparansi informasi Pemerintah Prov. Kaltara

“Kedepannya dalam hal ini Komisi 1 DPRD Provinsi Kalimantan Utara akan segera bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi, agar Komisi Informasi daerah dapat segera terbentuk, ” kata Kosmas Kajan * (HMS/wa2n).



redaksiFebruary 27, 20182min270
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Menyampaikan Sambutan di Acara Pelantikan Pemgurus GAPKI

TANJUNG SELOR – Seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Kalimantan Utara dihimbau untuk mengikuti Program Peringkat Perusahaan (Proper). Sebab, sampai saat ini dari 13 perusahaan sawit (volume besar) di Kaltara baru 4 perusahaan yang mengikuti proper tersebut.

“Dari 13 perusahaan sawit (volume besar) di Kaltara baru ada 4 perusahaan yang mengikuti proper itu, ” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, saat menghadiri pelantikan Pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Utara di Hotel Swiss Bell Tarakan kemarin.

Pada Proper ini, ada tiga aspek yang dinilai. Yakni, aspek pengelolaan kualitas air, pengelolaan kualitas udara, dan pengelolaan limbah. Bila tak ikut Proper, ada sanksi bisa dijatuhkan kepada perusahaan. Di antaranya pencabutan izin.

Sebagai informasi, sesuai data GAPKI ada sekitar 210 ribu hektare lahan sawit yang telah ditanami di Kaltara. Di mana, ada 850 ribu hektare izin lokasi yang sudah diterbitkan di Kaltara oleh pimpinan kabupaten bersangkutan.

“Yang penting untuk diingat, pengelolaan sawit harus berdasarkan peraturan yang berlaku. Di antaranya, UU No. 39/2014, ” ujar Gubernur.

Perusahaan sawit juga harus terus mampu meningkatkan cadangan devisa negara dan diharapkan mampu menyediakan lapangan kerja yang luas. * wa2n.



redaksiFebruary 26, 20181min290

– Sebagai Anggota DPRD Peovinsi Kalimantan Utara PAW

Gubernur Dr H Irianto Lambrie Ucapkan Selamat Kepada Syarof Al -Mahdali PAW Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Syarif Al-Mahdali, sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara.

Pelantikan Syarif Al – Mahdali tersebut, sebagai pengganti antar waktu (PAW. Menggantikan posisi almarhum H Rustam Kombong yang berhalangan tetap atau meninggal dunia beberapa waktu yang lalu.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya mengucapkan selamat atas pelantikan anggota DPRD Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Partai Bulan Bintang, Syarif Al-Mahdali, ” ujar Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie siang kemarin.

Dengan telah dilantiknya Syarif Al-Mahdali, Gubernur berharap pada momentum ini, kerjasama yang harmonis akan terus dijaga untuk mempercepat akselerasi pembangunan di Kaltara. * wa2n.



redaksiFebruary 25, 20182min710
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie (baju korpri)

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, terus memperhatikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat diperbatasan, salah satunya dengan cara menganggarkan angaran Subsidi Ongkos Angkut (SOA).

“Jadi tahun anggaran ini subsidi diberikan untuk angkutan barang ke 7 kecamatan. Pada 2017, SOA Barang hanya menjangkau 5 kecamatan. Yaitu 3 kecamatan di Nunukan, Krayan Induk, Krayan Selatan dan Lumbis Ogong dan 2 kecamatan di Malinau. Yakni, Kayan Hilir dan Mentarang Hulu, ” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

Tujuan utama kita memberikan subsidi ongkos angkut atau SOA barang ini, adalah untuk mengurangi disparitas harga barang pokok di perbatasan. Sehingga dengan adanya subsidi, harga barang di perbatasan bisa sama dengan harga pada tingkat agen, atau paling tidak, hampir sama dengan harga di daerah perkotaan di Kaltara.

Selain penambahan 2 kecamatan baru, tahun ini juga bakal menambah jumlah barang yang mendapatkan subsidi. Sebelumnya, barang yang disubdisi antara lain beras, garam, gula pasir, minyak goreng, ikan asin, ikan kaleng, tepung terigu, biskuit, kecap, teh, kopi bubuk, susu kaleng, dan mie instan.

“Untuk rencana tambahan barang yang disubsidi itu, adalah sabun mandi cair, sabun cuci piring, sabung mandi batang, pasta gigi, pampers bayi, tisu, obat nyamuk, pembalut dan plastik gula, ” ujar Gubernur.
Dengan adanya SOA barang ini juga, diharapkan masyarakat di kawasan perbatasan tak lagi bergantung produk-produk dari Malaysia.

“Saya sudah minta ke Disperindagkop, agar secepatnya program ini bisa direalisasikan. Dan alhamdulillah, informasinya dalam waktu dekat ini akan segera dilelang, ” tegas Irianto Lambrie. * wa2an.