Rakyat Datangi DPRD Tarakan Tuntut Komitmen PLN

0 34

TARAKAN – Ratusan demonstran mendatangi Kantor DPRD Tarakan dan menuntut penjelasan PT PLN Tarakan, DPRD Tarakan dan Pemkot Tarakan atas aksi pemadaman bergilir yang terjadi satu bulan di Kota Tarakan, mereka membawa bendera merah putih dan mengenakan kain berwarna orange serta berlangsung secara damai pada kamis pagi, (07/04/2016). Sebelumnya, massa ingin mendatangi kantor Pemkot Tarakan namun karena sudah di hadiri Walikota Tarakan Sofian Raga sehingga massa membubarkan diri paska pertemuan.

Sebelumnya, massa yang mengatasnamakan Aliansi Garuda (Gerakan Pemuda Daerah) Kota Tarakan menuntut 3 point kepada eksekutif dan legislatif, antara lain bahwa DPRD dan Pemkot Tarakan harus mencabut Perwali Nomor 17 Tahun 2014 tentang pemberlakuan PTLB.
Tuntutan kedua adalah PT PLN Tarakan harus memberikan kompensasi kepada pelanggan akibat pemadaman bergilir sesuai ketentuan dalam Perwali Nomor 17 Tahun 2014 Tentang PTLB yang berdasarkan Peraturan Pemerintah Pusat (Menteri/ Dirjen) dan Perda Kota Tarakan Nomor 1 Tahun 2010.
“Dan tuntutan kami yang ketiga adalah Pemerintah dan DPRD Tarakan segera kembalikan pengelolaan PT PLN Tarakan ke Pemerintah Pusat,” tutur Kordinator Aliansi Garuda Akbar Syarif kepada Newstara.com pada Kamis pagi, (07/04/2016) di depan Gedung DPRD Tarakan.
Dari pantauan Newstara.com bahwa gedung DPRD Tarakan di pasang kawat duri mulai dari kantor Dinas Pendidikan Tarakan yang berada persis di sebelah gedung dewan hingga di depan jalan arah Museum Bundar Kampung Baru Tarakan. Bahkan, terlihat puluhan anggota Polres Tarakan dan Satuan Brimob berjaga-jaga atas aksi demomstran tersebut.

Walikota Tarakan Sofian Raga pun sempat memberikan orasi tentang pernyataan sikap Pemkot Tarakan atas kelistrikan yang terjadi di Kota Tarakan, dan berharap krisis energi listrik bisa diselesaikan secepat mungkin.

print
Leave a comment