Kaltara Usulkan Segera Bangun SMK Berasrama di Perbatasan

0 20

JAKARTA – Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mengusulkan agar segera dibangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berasrama di perbatasan. Sehingga masyarakat di perbatasan tidak perlu keluar daerahnya lagi untuk mengirimkan putra/putrinya untuk  menempuh pendidikan. “Bahkan dengan hadirnya SMK di perbatasan tentu akan memberikan keahlian khusus bagi peserta didik dan siap masuk ke dunia kerja,” ujar Irianto saat didaulat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pengelolaan Perbatasan, belum lama ini.

Pentingnya membangun SMK di perbatasan, menurut Irianto merupakan salah solusi untuk peningkatan kesejahteraan di perbatasan. Apalagi sekolah tersebut memiliki sejumlah mata pelajaran yang berkaitan langsung dengan keahlian. Tentu akan memberikan dampak positif bagi siswa di perbatasan, yang begitu lulus dari sekolah tersebut bisa langsung bekerja.

Dengan adanya sekolah berasrama, bagi Irianto, dapat meningkatkan pelayanan pendidikan yang ada di Kaltara. Sehingga, sekolah yang ada dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan untuk menempuh kewajiban dalam mengenyam pendidikan.

Irianto berharap, dibangunnya sekolah berasrama dapat menjadi pemicu peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kaltara agar mampu bersaing di era global ini. Sehingga beberapa tahun kedepan lahir pemimpin dari Kaltara yang mempunyai karakter dan kemampuan secara keilmuan untuk mengabdi dan membangun Kaltara dan bangsa ini.

“Usulan pembangunan sekolah berasrama ini sudah pernah kami diskusikan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud),  dan mendapatkan respon yang positif,”jelas Irianto.

Selain sekolah berasrama, yang tak kalah penting adalah kualitas tenaga pendidiknya. Oleh sebab itu, gubernur mengimbau para guru agar mampu menggali potensi diri dengan tidak hanya sekadar mengajar, tetapi juga dapat membentuk karakter siswa melalui kegiatan belajar mengajar.

Untuk itu, Gubernur mendukung pentingnya memberikan pendidikan berkarakter terhadap siswa yang ada di Kaltara. Salah satunya dapat menggali kearifan lokal dengan pengembangan ekosistem lingkungan.

“Dengan sistem pendidikan berkarakter, kami berharap para dapat menggali potensi kearifan lokal yang ada di Kaltara, apalagi Mendikbud memiliki rencana untuk membangun sekolah berasrama di Kaltara,” jelasnya.

Menurut Irianto, siswa wajib mendapatkan pendidikan karakter karena sebagai penerus bangsa kedepan persaingan dan kompetisi kian ketat sehingga dibutuhkan generasi memiliki karakter diantaranya pantang menyerah tidak mudah mengeluh.

“Pendidikan berkarakter, diharapkan dapat memberi insiprasi untuk masa depan Kaltara agar lahir generasi yang memiliki daya saing cukup baik di masyarakat,” jelasnya. (humas)

print
Leave a comment